Search This Blog

Palembang Gelar Kuliner Kelekar Dorong UKM Makin Produktif

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Palembang Gelar Kuliner Kelekar Dorong UKM Makin Produktif
Dec 23rd 2022, 20:24, by Reno SP, Urban Id

Palembang Gelar Kuliner Kelekar Dorong UKM Makin Produktif
Wakil Wali Kota Palembang saat membuka kegiatan Republik Kuliner Kelakar, Jumat (23/12). (Foto: Istimewa)

Palembang gelar Republik Kuliner Kelakar (Repkulkar) di Halaman Balai Kantor Camat, Jalan Makrayu Palembang, Jumat (23/12).

Kegiatan itu untuk mendorong pelaku UKM bidang kuliner serta memberikan hiburan bagi warga kota Palembang di Kantor Camat IB II khususnya bagi warga setempat.

Selain menampilkan stand UKM yang berisikan jajanan kuliner khas kota Palembang, kegiatan Repkulkar itu juga diisi dengan berbagai rangkaian acara seperti senam sehat.

"Senam sehat digelar bersama ibu-ibu PKK dan warga Ilir Barat Dua, Live Music Performances serta Standup Comedy," kata Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda

Pada rangkaian kegiatan yang akan digelar hingga pukul 22.00 WIB tersebut juga akan dimeriahkan dengan penampilan beberapa Band Lokal ternama.

Ada Kopral Jono, Gank Z Smoker serta Balizen Band yang hadir dalam pembukaan Repkulkar itu. Fitri mengatakan antusias mengikuti senam sehat itu luar biasa,

"Kegiatan ini patut diapresiasi. Bahkan kegiatan-kegiatan seperti ini juga harus menjadi contoh untuk kecamatan-kecamatan lainnya di kota Palembang," kata Fitri.

Sementara itu Camat Ilir Barat Dua, Hambali menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan ide serta masukan dari para Ibu PKK dan para pegawai non-PNSD di lingkungan kantor Camat Ilir Barat Dua.

"Saya selaku camat hanya memberikan ruang bagi mereka untuk berkolaborasi dalam acara ini. Namun dasarnya untuk UP2K dan UKM," ujar Hambali.

Ia juga beralasan, bahwa kuliner UKM itu juga sengaja dihadirkan karena banyaknya kuliner yang ada di Kelurahan Ilir Barat Dua kota Palembang.

"Bahkan di Ilir Barat Dua ini juga ada kuliner khas, yaitu Roti Rendang. Jadi memang kita butuh kegiatan yang dapat menyedot perhatian publik," katanya.

Ditempat yang sama, Ketua Pelaksana Kegiatan, Iman menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut rencana tidak hanya digelar pada hari ini saja.

"Kalau ini kan episode satu, berarti nanti bakal ada episode duanya. Tetapi akan kita evaluasi dahulu untuk episode satu ini, kalau memang bagus mungkin akan kita lanjutkan untuk episode duanya," katanya. (*)

Pelaku Pemukulan Pemulung di Palembang Diamankan Polisi

Pelaku pemukulan pemulung yang viral di Palembang diamankan polisi, pelaku diketahui masih dalam pemeriksaan pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Haris Dinzah, membenarkan pelaku sudah diamankan.

Dari pemeriksaan awal petugas, korban dipukuli karena tidak membayar utang Rp 500 ribu dari tempo waktu satu bulan yang sudah dijanjikan.

"Pelaku marah dan memukul korban di depan umum," kata Haris kepada wartawan.

Dari informasi yang dihimpun Urban Id, korban sudah melaporkan kejadian ke polisi, namun pihak kepolisian akan berupaya dalam penyelesaian kekeluargaan.

Pihak kepolisian rencananya akan menyelesaikan secara kekeluargaan terkait utang piutang korban dan pelaku.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria yang bekerja sebagai pemulung di Palembang viral dipukuli di depan umum, korban dipukuli karena tidak bayar utang Rp 500 ribu.

Pada video yang viral, korban dipukuli seorang pria membabi buta, korban seperti pasrah tidak melawan.

Pada narasi video itu disebut, korbang merupakan pemulung yang dipukuli karena tidak membayar utang Rp 500 ribu.

Kejadian diketahui di Jalan Letkol Iskandar, dekat Pasaraya JM Palembang baru-baru ini, video itu viral di media sosial.

Korban diketahui bernama Mulyadi, pelaku disebut adalah petugas koperasi.

Korban disebut tidak membayar utang untuk membayar rumah kontrakan bersama istri dan tiga anaknya.

Korban juga diketahui memiliki rumah yang cukup memprihatinkan dan banyak warganet yang kasihan dan iba.

Pelaku marah-marah karena korban tidak membayar, orang-orang yang melihat kejadian itu juga ikut kena marah pelaku.

Pelaku sudah diamankan oleh polisi, pelaku bernama Indra. Pelaku diamankan karena melakukan pemukulan kepada korban yang memiliki utang dan tidak kunjung membayar. (*)

Pemulung yang diketahui bernama Mulyadi (40) itu memiliki hutang sebesar Rp 500 ribu, selama 5 bulan belum dibayarkan kepada pelaku bernama Iin alias Botak yang diketahui bekerja di sebuah koperasi.

Saat menyambangi kediamannya di Lorong Sadar RT 32 Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Mulyadi dan keluarga hanya tinggal di sebuah kontrakan kecil di bawah kolong.

Kontrakan berukuran 5x3 meter itu Mulyadi tinggal bersama istrinya Baiti (24) dan ketiga anaknya yang masih kecil. Dengan biaya sewa kontrakan Rp 300 ribu per bulan.

Ia sehari-hari bekerja sebagai pemulung barang rongsokan di seputaran Kota Palembang. Mulyadi pun mengajak anak dan istrinya turut serta menemaninya mencari barang bekas.

"Sehari-hari saya mulung ajak anak istri, ya pendapatannya pas-pas an saja untuk makan, jajan anak, dan rokok sebatang. Paling dapat Rp 20 ribu - Rp 40 ribu, " kata Mulyadi, Kamis (22/12/2022).

Pria asal Sulawesi Tenggara itu mengaku sudah lama menjadi pemulung semenjak pindah ke Palembang dan kerap pindah tempat tinggal.

Media files:
01gmzjd6rdvc3p7gmdnq15hm8r.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts