Dec 26th 2022, 15:50, by Nisrina Nakhlatul Azizah, kumparanNEWS
Warga berdoa bersama saat berziarah di kuburan massal korban gempa dan gelombang tsunami Desa Suak Indrapuri, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Senin (26/12/2022). Foto: Zuhri Noviandi/kumparan Warga menaburkan bunga saat berziarah di kuburan massal korban gempa dan gelombang tsunami Desa Suak Indrapuri, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Senin (26/12/2022). Foto: Zuhri Noviandi/kumparan Warga berziarah di kuburan massal korban gempa dan gelombang tsunami Desa Suak Indrapuri, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Senin (26/12/2022). Foto: Zuhri Noviandi/kumparan Momentum peringatan 18 tahun Tsunami Aceh kali ini dipusatkan di Kuburan Massal Siron. Serangkaian acara dalam diantaranya tafakur, zikir dan selawat, santunan anak yatim, ziarah, serta tausiah dan doa bersama untuk para korban. Foto: Zuhri Noviandi/kumparan Gempa bumi berkekuatan 9,2 SR dan disusul dengan gelombang tsunami pada Minggu 26 Desember 2004 atau 18 tahun lalu tersebut mengakibatkan 230 ribu orang meninggal dunia di 13 negara sepanjang Samudera Hindia. Foto: Zuhri Noviandi/kumparan
Warga berdoa bersama saat berziarah di kuburan massal korban gempa dan gelombang tsunami Aceh di Desa Suak Indrapuri, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Senin (26/12).
Momentum peringatan 18 tahun Tsunami Aceh kali ini dipusatkan di Kuburan Massal Siron. Serangkaian acara dalam di antaranya tafakur, zikir dan selawat, santunan anak yatim, ziarah, serta tausiah dan doa bersama untuk para korban.
Gempa bumi berkekuatan 9,2 SR dan disusul dengan gelombang tsunami pada Minggu 26 Desember 2004 atau 18 tahun lalu tersebut mengakibatkan 230 ribu orang meninggal dunia di 13 negara sepanjang Samudera Hindia.
Keluarga korban tsunami Aceh berziarah di kuburan massal Siron, Aceh Besar, Aceh, Senin (26/12/2022). Foto: Zuhri Noviandi/kumparan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar