Suasana booth Daihatsu pada pegelaran GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (24/7/2025). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo buka suara perihal proyeksi penjualan kendaraan roda empat atau lebih untuk tahun ini. Sebagai awal, asosiasi optimistis mampu mencapai lebih dari 800 ribu unit.
"Kami perkirakan 850 (ribuan) dengan kondisi seperti saat ini. Tetapi kalau ada kondisi baru, kebijakan baru ya mungkin kita akan lihat lagi," ujar Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara ditemui di Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Kukuh berharap jelang Lebaran yang lebih kurang tinggal satu bulan lagi dapat menjadi momentum dongkrak penjualan, seperti halnya tahun-tahun sebelumnya. Sebab, belanja otomotif masyarakat umumnya melonjak pada periode tersebut.
Suasana booth BYD di GIIAS saat akhir pekan, Minggu (27/7/2025). Foto: Fitra Andrianto/kumparan
"Antisipasinya itu ada minat beli masyarakat, namun hari kerjanya tentu lebih pendek. Nah kita berharap setelah itu harusnya (penjualan) bisa sedikit ngegas, lah. Karena kan panjang setelah Maret sampai dengan akhir tahun," katanya.
Dirinya juga berharap cita-cita pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen dapat tercapai, yang dampaknya bisa sangat terasa ke berbagai sektor, salah satunya industri otomotif.
Penjualan kendaraan 2025 turun 7 persen
Honda di GIIAS Makassar 2025. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Data Gaikindo, total penjualan mobil secara wholesales (dari pabrik ke diler) sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 803.687 unit. Lebih rendah 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Hasil itu melampaui target Gaikindo yang dipatok pada angka 780 ribu unit, proyeksi yang sudah direvisi dua kali selama 2025. Kontribusinya ditopang oleh lonjakan penjualan pada penghujung tahun.
Karuan saja, selama Desember 2025 angka wholesales tercatat mencapai 94.100 unit alias melonjak 25,7 persen dibandingkan Desember 2024 dan naik 26,9 persen secara bulanan dibandingkan November 2025.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar