Search This Blog

2 Warga Kudus Tewas dalam Bencana Banjir dan Tanah Longsor, 1 Balita Hilang

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
2 Warga Kudus Tewas dalam Bencana Banjir dan Tanah Longsor, 1 Balita Hilang
Jan 12th 2026, 12:07 by kumparanNEWS

Warga melintas di dekat rumah yang terendam banjir di Dusun Goleng, Pasuruan Lor, Kudus, Sabtu (16/3/2024). Foto: Yusuf Nugroho/ANTARA FOTO
Warga melintas di dekat rumah yang terendam banjir di Dusun Goleng, Pasuruan Lor, Kudus, Sabtu (16/3/2024). Foto: Yusuf Nugroho/ANTARA FOTO

Dua orang dilaporkan tewas dalam bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Sementara itu, satu balita masih dinyatakan hilang usai terseret arus banjir.

Berdasarkan data yang diterima kumparan, korban tewas akibat banjir berinisial AW (26 tahun), warga Desa Bacin, Kecamatan Bae. Ia meninggal dunia setelah terseret banjir besar saat mandi di sungai.

Korban kedua merupakan warga Desa Menawan, Kecamatan Gebog, bernama Sriyatun. Ia meninggal dunia pada Minggu (11/1) setelah tertimpa material longsor di warung miliknya.

Sementara itu, korban yang masih dalam pencarian akibat terseret banjir adalah seorang balita bernama Ismi Najiba (5), warga Desa Karangbener.

"Dua orang meninggal dunia, satu masih dalam pencarian," ujar Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Ahmad Munaji, Senin (12/1).

Banjir dan tanah longsor terjadi setelah wilayah Kudus diguyur hujan deras disertai angin kencang sejak Jumat (9/1). Kondisi tersebut menyebabkan debit Sungai Gelis, Piji, dan Dawe meluap dan merendam ribuan rumah di Kecamatan Mejobo, Kota, Jekulo, Bae, dan Kaliwungu.

"Ketinggian air mencapai 20 hingga 60 cm," sebut dia.

Meski demikian, sejumlah titik banjir dilaporkan sudah surut pada Senin (12/1). Namun, di beberapa wilayah genangan air masih ditemukan.

"Terdapat penurunan ketinggian air dan sudah surut. Yang masih tergenang Desa Mejobo, Desa Jojo, Desa Golantepus, dan Desa Temulus. Genangan masih terdapat di titik-titik terendah di dalam desa," jelas dia.

Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di sejumlah wilayah di Kudus. Longsor dilaporkan terjadi di Desa Japan, Kuwukan, Ternadi, Colo, Kajar, Kandangmas, Soco, Puyoh, Piji, dan Lau di Kecamatan Dawe.

Tak hanya di Kecamatan Dawe, longsor juga menimpa Desa Menawan dan Desa Rahtawu di Kecamatan Gebog. Selain itu, longsor terjadi di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae.

"Total warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kudus sebanyak 4.610 KK atau 14.437 jiwa," kata Munaji.

Media files:
01hs3z1rkh82jwh1m6kz0hvxeb.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar