Presiden Prabowo Subianto tinjau langsung Sekolah Rakyat, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1). Foto: Dok. Kemensos RI
Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi. Peresmiannya dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin (12/1).
Prabowo meninjau ruangan kelas di SRT 9 tersebut. Mulai dari ruang kelas lalu laboratorium. Para siswa tampak mengenakan seragam setelan merah putih ala taruna militer.
Prabowo kemudian ke panggung yang menampilkan nyanyian dan tarian khas Kalimantan Selatan.
Siswa SRT 9 yang berada di panggung usai menampilkan tarian daerah, kemudian memberikan pantun kepada Prabowo. Ada dua pantun yang dibacakan.
Memakan mangga buang kulitnya
Mangga diiris buang bijinya
Melihat Pak Presiden gagah nan bijaksana
Mudah-mudahan habis ini kami dibawa ke Istana
Presiden Prabowo Subianto tinjau langsung Sekolah Rakyat, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1). Foto: Dok. Kemensos RI
Setelah itu, siswa SR juga menyampaikan pantun untuk meminta foto bersama Prabowo. Begini pantunnya:
Ke pasar lama menukar kwini
Jangan lupa menukar mangga
Melihat kami nang liwar langkar (yang sangat cantik)-nya
Mudah-mudahan habis ini kami dibawai foto bersama
Setelah itu, para siswa SR itu pun berfoto dan bersalaman dengan Prabowo. Prabowo lantas melanjutkan menuju ke panggung utama untuk agenda utama peresmian.
Sekilas Sekolah Rakyat
Sekolah Rakyat (SR) era Prabowo merupakan sebagai program pendidikan gratis untuk SD hingga SMA berbasis asrama yang dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Harapannya, SR mampu mengentaskan keluarga tak mampu dari kemiskinan.
Berbeda dengan sekolah umum, program SR ini dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan kementerian terkait lainnya.
Hingga awal 2026, pemerintah menargetkan pembangunan hingga 500 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar