Search This Blog

Uya Kuya Ungkap Kekecewaan Dikhianati Teman saat Viral Video Jogetnya di DPR

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Uya Kuya Ungkap Kekecewaan Dikhianati Teman saat Viral Video Jogetnya di DPR
Nov 10th 2025, 11:00 by kumparanHITS

Anggota DPR nonaktif Surya Utama alias Uya Kuya mengungkapkan ekspresinya saat mengikuti sidang putusan kasus dugaan pelanggaran kode etik anggota DPR nonaktif di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (5/11/2025). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
Anggota DPR nonaktif Surya Utama alias Uya Kuya mengungkapkan ekspresinya saat mengikuti sidang putusan kasus dugaan pelanggaran kode etik anggota DPR nonaktif di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (5/11/2025). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Uya Kuya mengungkap rasa kekecewaannya karena merasa dikhianati oleh teman-temannya sendiri saat video jogetnya di DPR viral beberapa waktu lalu.

Video viral tersebut membuat Uya menuai hujatan publik hingga berujung dengan aksi penjarahan rumah pribadinya di bulan Agustus lalu. Namun, Uya mengaku kaget saat mengetahui beberapa temannya ikut-ikutan menghujat dirinya karena video itu.

Mengenai ini disampaikan Uya saat menjadi bintang tamu di Podcast Denny Sumargo. Dalam video berjudul Ternyata Uya Kuya Disembunyiin Saat Penjarahan, Uya mengungkap ada sejumlah orang yang mengenalnya, ikut menyerang di media sosial.

"Gue mengerti kalau ada teman-teman gue pada saat itu mendingan diam, karena siapa pun yang membela gue atau cuma ikut prihatin aja diserang. Tetapi yang bikin gue kecewa, orang yang kenal dan tahu gue justru malah ikut menghujat," ungkap Uya Kuya.

Kondisi rumah Anggota DPR Surya Utama atau Uya Kuya di Pondok Bambu, Jakarta Timur, Minggu (31/8/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Kondisi rumah Anggota DPR Surya Utama atau Uya Kuya di Pondok Bambu, Jakarta Timur, Minggu (31/8/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Suami Astrid Kuya ini mengatakan bahwa orang-orang yang ia anggap kenalannya itu justru menyerang dia dengan 'sembunyi' di balik akun orang lain.

"Mereka menyerang tapi bukan di akun gue. Numpang di akun orang dan mereka ke gue kayak pura-pura baik," lanjutnya.

Uya pun mengaku sakit hati kala teman-temannya yang ikut menghujatnya, tetap pura-pura ikut prihatin dengan masalah yang sedang dihadapinya saat itu. Bahkan tak sedikit dari mereka yang ikut memprovokasi hingga terjadinya aksi penjarahan.

"Pas di depan gue bilang turut prihatin, tapi di belakang komentar jelek. Ada orang di Amerika yang pernah gue bantu juga provokasi publik buat serang rumah gue," pungkasnya.

Kata Uya Kuya Usai Diputus Tak Bersalah dan Jadi Anggota DPR Lagi

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR telah memutuskan Surya Utama alias Uya Kuya tak melanggar etik dalam aksinya berjoget pada sidang tahunan MPR 15 Agustus lalu. Ia pun diaktifkan kembali menjadi anggota DPR setelah sempat dinonaktifkan oleh PAN.

Anggota DPR nonaktif Adies Kadir, Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Hendro Purnomo dan Nafa Urbach mengikuti sidang putusan kasus dugaan pelanggaran kode etik anggota DPR nonaktif di Mahkamah Kehormatan Dewan DPR, Kompleks Parlemen,Jakarta, Rabu (5/11). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
Anggota DPR nonaktif Adies Kadir, Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Hendro Purnomo dan Nafa Urbach mengikuti sidang putusan kasus dugaan pelanggaran kode etik anggota DPR nonaktif di Mahkamah Kehormatan Dewan DPR, Kompleks Parlemen,Jakarta, Rabu (5/11). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Menanggapinya, Uya menyebut menghargai keputusan dari MKD.

"Kita hargai keputusan dari MKD dan saya menerima dan seperti yang tadi dilihat," ucap Uya usai sidang putusan di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (5/11).

Ia pun mengatakan akan menjadikan kasusnya ini sebagai pembelajaran ke depan.

"Ya, pasti kita semua manusia harus belajar lah," ucap Uya.

Media files:
01k99hqfc3p3xbd3ckfpdt44r3.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar