Search This Blog

Puan Harap Tak Ada Lagi Kepala Daerah Kena OTT, Minta Mawas Diri

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Puan Harap Tak Ada Lagi Kepala Daerah Kena OTT, Minta Mawas Diri
Nov 4th 2025, 12:50 by kumparanNEWS

Ketua DPR RI, Puan Maharani saat Rapat Paripurna DPR RI ke-7 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 di Jakarta, Selasa (4/11/2025). Foto: YouTube/ TVR Parlemen
Ketua DPR RI, Puan Maharani saat Rapat Paripurna DPR RI ke-7 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 di Jakarta, Selasa (4/11/2025). Foto: YouTube/ TVR Parlemen

Ketua DPR RI Puan Maharani merespons soal adanya operasi tangkap tangan (OTT) KPK kepada Gubernur Riau Abdul Wahid. Ia meminta agar kejadian ini jadi refleksi bagi kepala daerah lainnya supaya mawas diri.

"Jadi seluruh eksekutif, kepala daerah dan siapa pun untuk lebih bisa mawas diri," ujar Puan kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (4/11).

Di sisi lain, ia juga menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Ia meminta kepada para kepala daerah agar selalu mawas diri atas jabatan yang sedang diemban agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.

"Kita hormati proses hukumnya dan ya harapannya jangan sampai terulang lagi hal-hal seperti itu," kata dia.

Dalam operasi senyap itu, KPK mengamankan 10 orang termasuk Abdul Wahid. Gubernur Riau itu pun sudah sampai di Jakarta.

Gubernur Riau Abdul Wahid (tengah) digiring petugas saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (4/11/2025). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO
Gubernur Riau Abdul Wahid (tengah) digiring petugas saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (4/11/2025). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO

Saat ini, KPK masih memeriksa politisi PKB itu. Terkait duduk perkara kasusnya masih belum diungkap.

Sementara itu, PKB juga sudah merespons OTT KPK tersebut. Wakil Ketua Umum PKB Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan masih menunggu keterangan resmi KPK.

"Ya kita nunggu dulu keterangan resmi dari KPK karena casenya kan kita belum paham, kemarin dapat informasi baru dimintai keterangan ya seperti apa," ucap Cucun saat ditemui di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta pada Selasa (4/11).

"Dan setelah itu nanti kita akan lihat apakah keterangan dari KPK ini sudah betul-betul mengarah keterlibatan misalkan dari pimpinan daerahnya," tambah Cucun.

Media files:
01k96ef6v7jjp8hsp25vkd0tjr.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar