Raisa bersama ibunya. Foto: Instagram/@rinaldinurpratama
Kabar duka datang dari penyanyi Raisa. Ibundanya, Ria Mariaty, meninggal dunia. Kabar ini disampaikan oleh kakak Raisa, Rinaldi Nurpratama, lewat unggahan di Instagram Story. Raisa me-repost unggahan tersebut di akun Instagramnya.
"Dengan penuh duka cita, kami keluarga besar menyampaikan bahwa ibu/almarhumah Ria Mariaty Binti Rachmat Ardiwinangoen telah berpulang ke Rahmatullah," tulis Rinaldi.
Ibunda Raisa dan Rinaldi meninggal dunia pada pukul 07.19 WIB hari ini di RS Dharmais. Jenazah akan disemayamkan di rumah duka di kawasan Cinere, Depok.
Raisa bersama ibunya. Foto: Instagram/@rinaldinurpratama
Rinaldi mengatakan keluarga memohon doa dari semuanya atas kepergian Ria Mariaty.
"Kami memohon doa dari keluarga, kerabat, sahabat, dan semua yang mengenal beliau agar Allah SWT menerima amal ibadah almarhumah, mengampuni segala dosa dan kekhilafannya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya," tulis Rinaldi.
Rinaldi juga meminta maaf apabila ada kesalahan yang dilakukan oleh mendiang ibundanya selama hidup. "Mohon dimaafkan apabila almarhumah memiliki salah dan khilaf selama hidupnya. Terima kasih atas doa dan perhatian yang diberikan. Hasbunallah wa ni'mal Wakil — Aamiin Ya Rabbal 'Alamin," tulisnya.
Penyanyi, Raisa menghadiri gala premiere WICKED: For Good di Singapura, Kamis (13/11/2025). Foto: Instagram/ @universalpicsid
Sejak Desember 2024, keluarga Raisa dikejutkan berita sedih tentamg sang ibu yang didiagnosis menderita kanker paru-paru. Penyakit itu ternyata sudah menyebar ke beberapa bagian tulangnya.
"Hal ini sangat menyedihkan, terutama karena dia telah menjalani pemeriksaan kanker secara menyeluruh pada Mei 2024, dan tidak ada gejala apa pun yang muncul pada saat itu," jelas Rinaldi.
Rinaldi mengungkap sejak Oktober 2024, ibunya batuk-batuk selama satu bulan. Ibu Raisa lalu periksa ke dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis paru.
Awalnya, ibu Raisa didiagnosis menderita TBC, dan dirawat di rumah sakit selama dua minggu.
"Setelah pulang ke rumah, dia berjuang melawan efek samping pengobatan TBC, mual parah, muntah, kembung, dan pusing," jelas Rinaldi.
Tiga hari kemudian, ibu Raisa kembali harus dirawat di rumah sakit. Di momen rawat inap kedua, dokter melakukan pemindaian PET untuk memeriksa kanker.
"Beberapa hari kemudian, hasilnya menegaskan ketakutan terburuk kami, dia menderita kanker paru-paru stadium 4, dan kanker itu sudah menyebar ke beberapa tulang," tulis Rinaldi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar