Search This Blog

Bubur Ayam Barito Bakal Pindah Lokasi, Imbas Relokasi Pasar Barito

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Bubur Ayam Barito Bakal Pindah Lokasi, Imbas Relokasi Pasar Barito
Nov 4th 2025, 13:00 by kumparanFOOD

Pedagang bubur ayam Barito, Agus saat ditemui di lokasi usai penertiban untuk pembangunan Taman Bendera Pusaka, Jakarta, Kamis (30/10/2025). Foto: Luthfia Miranda Putri/Antara
Pedagang bubur ayam Barito, Agus saat ditemui di lokasi usai penertiban untuk pembangunan Taman Bendera Pusaka, Jakarta, Kamis (30/10/2025). Foto: Luthfia Miranda Putri/Antara

Bubur Ayam Barito merupakan salah satu dari ratusan pedagang di area Pasar Barito, Jakarta Selatan yang terkena imbas relokasi penertiban pemerintah yang sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu (27/10). Kini, kios-kios di Jalan Barito itu pun tampak sepi dan hanya tersisa puing-puing.

Relokasi Pasar Barito merupakan rencana pemerintah menggabungkan tiga taman yakni Taman Leuser, Taman Ayodya dan Taman Langsat menjadi Taman Bendera Pusaka yang ditargetkan rampung pada Desember 2025.

Penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsi taman sebagai resapan air sekaligus pengendali banjir dengan adanya saluran penghubung (PHB). Lalu, mengembalikan fungsi-fungsi fasilitas umum, trotoar dan jalan, lantaran Barito merupakan tempat lokasi sementara.

Kini, usai penertiban banyak pedagang yang luntang-lantung lantaran belum tahu nasib mereka akan bagaimana. Salah satunya pemilik Bubur Ayam Barito yang kini hanya menerima pesanan untuk dibawa pulang lantaran sudah tak memiliki tempat makan.

Kendati demikian, Agus, sang pemilik mengaku kepada Antara, telah mempersiapkan rencana alternatif agar dapurnya tetap ngebul. Dia mengaku sudah mempersiapkan diri dari sebelum penertiban karena mengingat memang lokasi tempatnya berjualan milik pemerintah.

Agus juga mengungkapkan rencananya akan memindahkan tempat berdagang mulai usai lebaran tahun depan. "Rencananya pindah abis lebaran dekat sini di Jalan Petogogan II arah Blok A. Kalau yang relokasi ke Lenteng Agung sebenarnya saya kurang sreg, tapi nanti anak-anak mau coba. Kalau nggak berkembang ya sudah ditinggal," kata Agus, dikutip dari Antara.

Saat ini, papan nama "Bubur Ayam Barito" juga sudah tak terpasang. Meskipun begitu, Agus tetap menargetkan untuk bisa berjualan 700 porsi per harinya meski pembeli hanya bisa pesan untuk dibungkus saja.

Media files:
01k96gvjetn7d3pm14ny3z74sr.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar