Search This Blog

Sejumlah Pabrikan Klaim Produknya Aman Pakai BBM Campuran Etanol

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Sejumlah Pabrikan Klaim Produknya Aman Pakai BBM Campuran Etanol
Oct 10th 2025, 07:00 by kumparanOTO

Ilustrasi Pertamax Green 95. Foto: Dok. Istimewa
Ilustrasi Pertamax Green 95. Foto: Dok. Istimewa

Ramai soal pembahasan etanol pada bahan bakar atau bioetanol untuk kendaraan bermotor. Tak sedikit masyarakat yang menaruh rasa khawatir akan dampak campuran alternatif minyak bumi tersebut.

Lantas, apakah sebenarnya kendaraan baru benar-benar aman menggunakan bahan bakar dengan campuran etanol? Hal itu coba dijawab oleh Pengamat Otomotif dan Akademisi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Pasaribu.

"Secara teknis sebenarnya campuran rendah etanol, seperti yang disebutkan itu hanya 3,5 persen tidak akan menimbulkan kerusakan pada mesin mobil modern. Bahkan sejatinya itu bisa meningkatkan nilai oktan dan memperbaiki efisiensi pembakaran," katanya kepada kumparan akhir pekan kemarin.

Hal itu dibenarkan oleh Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily yang menyebut seluruh produk Toyota yang ada saat ini sudah kompatibel dengan bahan bakar kandungan etanol sampai 10 persen atau E10.

Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam menjajal Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid Flexy Fuel Concept di GIIAS 2024. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam menjajal Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid Flexy Fuel Concept di GIIAS 2024. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

"Meski demikian, pelanggan tetap kami imbau untuk mengikuti rekomendasi angka oktan bahan bakar sesuai dengan yang tertera di buku manual untuk performa dan daya tahan kendaraan yang optimal," jelasnya dihubungi kumparan.

Ungkapan serupa juga disampaikan oleh Direktur Penjualan dan Purnajual PT Honda Prospect Motor (PHM), Yusak Billy yang mengatakan pemilik tidak perlu khawatir soal penggunaan bahan bakar yang mengandung kadar etanol sampai 10 persen.

"Saat ini dengan kondisi bahan bakar berstandar E5 atau campuran etanol hingga 5 persen, seluruh model Honda yang dipasarkan di Indonesia sudah kompatibel dan tidak mengalami masalah dalam operasionalnya," terang Billy kepada kumparan, Kamis (9/10/2025).

Pihaknya dijelaskan akan terus mengikuti perkembangan kebijakan dan teknologi bahan bakar di Indonesia agar setiap produk-produk mobil Honda tetap sesuai dengan kondisi dan kebutuhan konsumen di Tanah Air.

Foto: Dok. Toyota
Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan
Foto: Dok. Suzuki
Foto: Dok. Toyota
Foto: dok. Mitsubishi Motors
Foto: Dok. Astra Honda Motor

Bila menilik buku pedoman pemilik beberapa model Suzuki, seperti Ertiga atau XL7 dapat menggunakan bahan bakar mengandung etanol dengan kadar paling banyak 10 persen.

Agaknya, batas kesesuaian spesifikasi mesin kendaraan yang dikeluarkan oleh pabrikan mengacu pada ketersediaan bahan bakar campuran etanol yang ada saat ini yaitu Pertamina Pertamax Green 95 dengan kadar etanol hanya 5 persen atau E5.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi mengatakan saat ini Pertamina masih melakukan uji coba pasar Pertamax Green 95. Namun, produk tersebut belum diwajibkan atau menjadi mandatori oleh pemerintah.

"Pertamina melakukan trial market untuk komposisi etanol di dalam bensin. Bensinnya based on Pertamax, karena non-PSO. Jadi sasaran dari nanti misalnya mau dimandatorikan etanol, itu sasarannya non-PSO dulu," kata Eniya ditemui di Jakarta awal pekan ini.

Pertamina, lanjut Eniya, telah menyalurkan produk Pertamax Green 95 di 104 SPBU. Dia juga memastikan campuran 5 persen etanol berasal dari pasokan dalam negeri, yang nantinya kandungan tersebut akan ditingkatkan seiring berjalannya waktu.

"Engine-engine yang ada, misalnya mobil-mobil apa itu, mau merk apa pun, itu sebetulnya sudah compatible dengan etanol. Karena secara teori, secara teknis ya maksimal bisa 20 persen, secara teknis engine-nya," katanya.

Eniya mengatakan, sudah banyak negara yang menerapkan etanol sebagai campuran bahan bakar. Misalnya, Amerika Serikat telah menggunakan E20, Brasil memiliki standar E35 hingga E100, sementara Thailand dan India juga menerapkan E20. Di kawasan Eropa, campuran E10 bahkan sudah menjadi standar.

Media files:
01h7hwcbbt1ve7w4qj53rdt3h5.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar