Petugas menata beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Transmart, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (26/8/2025). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO
Perum Bulog membeberkan realisasi penyaluran cadangan beras dan jagung pemerintah melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang kini masing-masing baru capai 30,93 persen dan 3 persen per 5 Oktober 2025.
Kepala Divisi Perencanaan Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Epi Sulandari mengatakan saat ini Perum Bulog tengah berupaya mempercepat realisasi penyaluran SPHP beras.
"Kami sampaikan bahwa sampai dengan per hari kemarin, total realisasi SPHP dalam 463.000 ton atau 30 persen dari pagu kita 1,5 juta ton dan ini kita lakukan setiap hari di seluruh Indonesia. Dalam tujuh hari terakhir ini rata-rata mencapai sekitar 7.000 ton," tutur Epi dalam Rakor Inflasi, Senin (6/10).
Secara terperinci, program SPHP beras pada 2025 yang akan dikerjakan Perum Bulog melalui penugasan Badan Pangan Nasional (Bapanas) memiliki target salur 1,5 juta ton. Ini terdiri dari 181 ribu ton yang disalurkan pada Januari-Maret 2025 dan 1,318 juta ton ditargetkan akan disalurkan selama Juli sampai Desember 2025.
Dia juga menuturkan, saat ini posisi cadangan beras nasional berada di angka 3.905.586 ton atau 3,9 juta ton, terdiri 3,86 juta ton stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan 41,12 ribu ton berupa cadangan stok beras komersial.
Kemudian untuk SPHP jagung yang telah disalurkan ke peternak saat ini telah capai 1.611 ton dari pagu 50,38 ribu ton hingga awal Desember 2025.
Angka ini setara dengan 3 persen dari pagu tersebut, dengan demikian masih ada 50,77 ribu ton pagu yang belum disalurkan oleh Perum Bulog sebagai perusahaan pelat merah yang mendapatkan penugasan merealisasikan program SPHP Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) ini.
"Sampai dengan dalam tiga hari terakhir ini, kami telah merealisasikan sebanyak 1.611 ton jumlah cadangan jagung pemerintah melalui program SPHP jagung, terutama di kawasan Lampung, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, ini merupakan sentra-sentra dari peternak jagung mandiri," jelas Epi.
Sementara kondisi stok CJP, lanjut Epi kini berada di angka 74.820 ton yang tersedia di gudang Bulog. Dia memastikan realisasi penyaluran SPHP jagung akan terus bertambah setiap harinya.
"Jadi ini akan terus bertambah, karena setiap hari permintaan akan terus bertambah dan sesuai dengan pagu, kita akan melaksanakan di seluruh Provinsi yang merupakan target dari SPHP jagung," tutup Epi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar