Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (9/10), setelah pada perdagangan Rabu kemarin ditutup melemah tipis 0,04 persen.
Penguatan IHSG hari ini seiring kunjungan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pagi ini.
Berdasarkan data RTI Business pukul 10.42 WIB, IHSG tercatat naik 43,743 poin atau 0,54 persen ke level 8.209,772. Indeks sempat menyentuh level tertinggi di 8.211,066 dan terendah di 8.159,945.
Volume transaksi mencapai 15,13 miliar saham dengan nilai Rp 10,50 triliun, melibatkan lebih dari 1,27 juta kali transaksi. Tercatat 420 saham menguat, 211 saham melemah, dan 159 saham stagnan.
Kunjungan Menkeu Purbaya ke BEI dalam agenda Dialog Pelaku Pasar Modal Bersama Menteri Keuangan RI disebut menjadi salah satu peristiwa yang menambah sentimen pasar.
"Ini kata bursa saya diundang untuk dialog. Dialog aja, dengerin suara pasar," ujar Purbaya saat tiba di BEI.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa usai acara Dialog Pelaku Pasar Modal di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (9/10/2025). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan
Usai pertemuan tersebut, Purbaya juga mengungkap pemerintah akan mempertimbangkan pemberian insentif bagi industri pasar modal jika perilaku transaksi yang tidak sehat, seperti praktik saham "gorengan", dapat dikendalikan.
"Tadi direktur Bursa juga minta insentif terus yang belum tentu saya kasih, jadi saya bilang akan saya berikan insentif kalau Anda sudah merapikan perilaku investor di pasar modal. Artinya [saham] yang goreng-gorengan dikendalikan sama dia lah supaya investor kecil terlindungin, baru saya pikirin insentifnya," katanya.
Kegiatan dialog yang digelar di Main Hall BEI, Jakarta, turut dihadiri oleh Direktur Utama BEI Iman Rachman, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, serta Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) Anggoro Eko Cahyo.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar