TOMOHON - Puluhan mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) alami keracunan makanan. Hingga Jumat (12/9) kemarin, sudah ada 79 mahasiswa yang dilaporkan keracunan usai makan makanan yang disediakan di asrama mahasiswa.
Kejadian keracunan ini diduga mulai terjadi sejak Rabu (10/9) dan terus menimbulkan korban hingga Jumat (12/9) malam. Para mahasiswa yang keracunan ini memilih ke rumah sakit karena kondisi yang sangat lemah.
Walaupun ada yang sudah pulang usai mendapatkan perawatan di rumah sakit, tetap masih ada banyak mahasiswa yang masih dirawat karena kondisi yang masih lemah.
Menurut beberapa mahasiswa, mereka menduga makanan terakhir yang mereka konsumsi di asrama pada Rabu (10/9) menjadi penyebab mereka keracunan. Pasalnya, setelah memakan itu, mereka mulai merasakan mual dan alami sakit perut hebat.
Reaksinya pun berbeda menurut para korban. Mereka menyebut ada yang langsung sangat lemah pada malam selepas konsumsi makanan tersebut, ada juga yang mulai merasakannya keesokan hari.
"Kami merasa sakit sekali di perut. Kami merasa lemas sampai akhirnya harus ke rumah sakit," ujar beberapa mahasiswa yang minta identitas mereka tidak ditulis.
Sementara, pihak kepolisian mengaku sudah memulai penyelidikan kasus tersebut. Selain memeriksa beberapa orang termasuk koki asrama, sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan, juga telah dikirimkan ke Puslabfor Polda Sulawesi Utara (Sulut) untuk diuji.
"Kita akan pastikan semua diselidiki untuk mengetahui penyebab terjadinya keracunan makanan ini," ujar Kasat Reskrim Polres Tomohon, Iptu Royke Raymon Mantiri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar