Search This Blog

Pelajar Keracunan MBG di Karanglewas Banyumas Bertambah Jadi 408

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Pelajar Keracunan MBG di Karanglewas Banyumas Bertambah Jadi 408
Sep 29th 2025, 14:48 by kumparanNEWS

Petugas dari Dinas Kesehatan Banyumas saat mengambil sampel makanan MBG yang diduga menyebabkan keracunan.  Foto: Dok. Istimewa
Petugas dari Dinas Kesehatan Banyumas saat mengambil sampel makanan MBG yang diduga menyebabkan keracunan. Foto: Dok. Istimewa

Jumlah pelajar yang keracunan usai menyantap menu makanan makan bergizi gratis (MBG) di Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, bertambah menjadi 408 siswa.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas mencatat ada 115 pelajar dari SD Negeri Pangebatan, SD N 1 Kediri dan TK N Pangebatan yang mengalami keracunan usai menyantap MBG. Tiga sekolah itu berada di Kecamatan Karanglewas.

115 pelajar itu mengalami gejala keracunan seperti muntah, pusing, mual hingga diare mulai Selasa (23/9) dan Rabu (24/9).

Mereka menyantap MBG berupa nasi, telur, bihun, kuah soto, dan buah anggur tiga biji pada Senin (22/9). Kemudian pada Selasa menunya berupa nasi, ayam goreng dan buah naga.

Kepala Dinkes Kabupaten Banyumas Dani Esti Novia mengatakan, berdasarkan data terbaru korban yang semula dilaporkan sekitar 100 siswa bertambah menjadi 408 siswa.

"Total ada 408 siswa di Karanglewas yang diduga keracunan," ujar Esti kepada wartawan, Senin (29/9).

Ia menyebut, ratusan siswa dari berbagai sekolah itu menerima MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karanglewas Kidul. Namun, saat ini kondisi para siswa telah membaik.

"Kondisi sekarang sudah sehat semua, tidak ada yang rawat inap," jelas Esti.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Banyumas Taryono menyebut, pada hari ini masih ada 92 pelajar SD Negeri Pangebatan, SD N 1 Kediri dan TK N Pangebatan yang tak masuk sekolah karena masih sakit.

"Total (hari ini) sekitar 92 anak yang masih dirawat di rumah. Data dari Dinkes masih ada siswa yang masih sakit. Dirawat di rumah saja tinggal mual dan pusing," imbuh Taryono.

Taryono juga membenarkan korban keracunan MBG di Karanglewas bertambah tidak hanya di tiga sekolah. Namun, ia tidak bisa menyebut identitas sekolah tersebut karena itu bukan kewenangannya.

"Data detailnya di Dinkes karena tersebar di TK Paud, SD, MI, SMP , SMK sementara kewenangan Disdik tidak mencakup semuanya, ada yang kemenag maupun cabang dinas," kata Taryono.

Media files:
01k630mrtd46b4v58r0b2cfp3x.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar