Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) usai acara ASN Run 2025 di Kantor Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/9/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menanggapi soal Presiden Prabowo yang menetapkan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai ibu kota politik pada 2028
AHY mengatakan, pihaknya akan mengawal pembangunan IKN agar sesuai dengan target pemerintah menjadi ibu kota politik pada 2028.
"Kita kawal semuanya, ya, sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kita lanjutkan pembangunan IKN untuk kawasan atau pusat yudikatif maupun legislatif," kata AHY usai acara ASN Run 2025 di Kantor Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/9).
AHY menyebut, apabila kawasan tersebut sudah rampung bersama dengan kawasan eksekutif, IKN bisa digunakan sebagai pusat penyelenggaraan acara politik nasional.
"Nah, kalau itu sudah terampung, tentunya bersama dengan kawasan eksekutif, itu bisa menjadi ibu kota politik yang bisa digunakan untuk sejumlah acara," lanjutnya.
Suasana pembangunan rumah susun (rusun) hunian ASN di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (13/09/2024). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
Sebelumnya, Prabowo menetapkan IKN jadi ibu kota politik mulai 2028 melalui peraturan presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025 yang ditandatangani pada Juni lalu.
"Perencanaan dan pembangunan kawasan, serta pemindahan ke Ibu Kota Nusantara dilaksanakan sebagai upaya mendukung terwujudnya Ibu Kota Nusantara menjadi ibu kota politik di tahun 2028," tulis Perpres tersebut, dikutip Jumat (19/9).
Dalam beleid tersebut dijelaskan target pembangunan IKN dengan berfokus pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan sekitarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar