Hari kedua masjid Al-bakrie ramai aktivitas non ibadah. | Foto : Taufik Hidayah/Lampung Geh
Lampung Geh, Bandar Lampung – Masjid Raya Al-Bakrie yang baru diresmikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Menteri Agama Republik Indonesia, Prof Nasaruddin Umar, pada Jumat (12/9) kemarin, ramai dikunjungi masyarakat.
Antusias masyarakat yang tinggi membuat situasi ramai baik di luar maupun di dalam masjid, khususnya area beribadah.
Beberapa masyarakat merasa terganggu saat melakukan ibadah, karena lebih banyak yang hanya ingin berfoto dan berbincang dengan bersuara lebih keras.
Berdasarkan pantauan Lampung Geh di lokasi, banyak pengunjung yang tidak hanya melakukan ibadah, namun juga mencari spot foto menarik.
Orang yang beribadah dengan yang berfoto nampak tercampur. Selain itu belum adanya pemisahan saf laki-laki dan perempuan juga membuat beberapa jemaah terganggu.
Ansorie (68), salah satu jemaah, menilai seharusnya aktivitas selain ibadah seperti berfoto atau rekreasi dilakukan di luar masjid.
"Kalau masuk ke masjid paling tidak berwudu, lalu sholat tahiyatul masjid. Kalau hanya mau lihat-lihat atau foto-foto, sebaiknya di luar saja. Ada yang berlari di depan orang salat juga bisa mengganggu kekhusyukan," ujarnya. (Taufik)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar