Search This Blog

Dirawat Mantan Istri dan Anak, Fahmi Bo: Ganti Pampers hingga Suapi Makan

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Dirawat Mantan Istri dan Anak, Fahmi Bo: Ganti Pampers hingga Suapi Makan
Sep 30th 2025, 09:00 by kumparanHITS

Fahmi Bo saat dijenguk di kos kecil di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (29/9/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan
Fahmi Bo saat dijenguk di kos kecil di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (29/9/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Komedian Fahmi Bo tengah menderita sakit pengapuran tulang dan lemah jantung saat ini. Fahmi hanya bisa terbaring di kamar kosnya di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Sehari-hari, Fahmi Bo mengaku masih diurus dan dirawat olah mantan istrinya, Nita, dan anak-anaknya.

"Alhamdulillah, anak-anak, sama mantan istri, juga, pada mau, masih pada bisa," kata Fahmi saat ditemui kumparan di kamar kosnya, Jumat (29/9).

"Sekarang yang lagi tugas, anak nomor dua. Dia bisa, balik kampus, dia bisa bersihin, kotoran saya, ganti pampers," lanjut Fahmi.

Fahmi Bo saat dijenguk di kos kecil di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (29/9/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan
Fahmi Bo saat dijenguk di kos kecil di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (29/9/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Mantan Istri Rawat Fahmi Bo

Pada malam hari, barulah mantan istri Fahmi Bo yang bernama Nita datang menjenguk dan merawatnya. Fahmi merasa terharu melihat kepedulian mantan istrinya tersebut.

"Nanti malam, mantan istri tugas. Mantan istri suka datang ke sini. Bantu aku cebokin, ganti pampers. Kadang-kadang aku sedih, terharu," ujar Fahmi.

Fahmi menyebut saat ini sudah tidak bisa makan nasi dan makanan yang berbumbu. Dia gampang muntah dan selera makannya sudah menurun drastis.

"Kemarin sempat enggak masuk nasi, sekarang masuk misalnya bubur sum-sum atau buah. Sekarang masih kayak gitu," ujar Fahmi.

"Udah 16 bulan enggak kena nasi. Enggak bisa makan nasi, apalagi bau-bau bumbu, ya. Ya saya makan buah gitu. Kalau enggak bisa muntah," lanjutnya.

Fahmi Bo saat dijenguk di kos kecil di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (29/9/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan
Fahmi Bo saat dijenguk di kos kecil di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (29/9/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Oleh karenanya, tugas anak-anak dan mantan istri Fahmi jadi dua kali berat. Meskipun sedikit, Fahmi ingin harus tetap makan agar punya energi.

"Paling sekarang. Buah, sesuap-suap aja. Makan pisang cuma sedikit doang. Karena yang lain berbau. Atau roti tawar pakai meses, paling bisa sedikit-sedikit doang," tutur Fahmi.

Fahmi bercerita, kondisi kesehatannya menurun selama tiga tahun belakangan ini. Awalnya, Fahmi didiagnosis oengapuran pada tulang. Namun, empat bulan belakangan, penyakitnya makin kompleks dengan lemah jantung yang dia derita.

"Udah tiga tahun. Memang parah banget, ini, udah sekitar empat bulanan. Nah, itu masih bisa merangkak, masih bisa pegangan, masih bisa dipegangin," ucap Fahmi.

"Jantung juga komplikasinya. Kemarin, sempat saya ke rumah sakit Harapan Kita, kata dokter itu karena lemah jantung. Lemah pompa jantung," jelas Fahmi.

Fahmi Bo saat dijenguk di kos kecil di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (29/9/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan
Fahmi Bo saat dijenguk di kos kecil di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (29/9/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Fahmi berharap, dalam waktu dekat ada bantuan dokter ortopedi untuk datang ke tempatnya dan segera memberikan tindakan. Pasalnya, saat ini Fahmi hanya bisa terbaring, tanpa bisa bangun dan berjalan.

"Harus cek-up lagi masalah kaki. Cuma kan kondisinya, kaki saya gini. Ya, nanti, mau cek-up kaki. Kalau pakai ambulans kan mahal bayarannya. Penginnya sih ada dokter ortopedi yang bisa datang ke sini. Penginnya gitu," tutupnya.

Media files:
01k6a21srytscfayv87mkywpme.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar