PT Chery Sales Indonesia (CSI) melakukan seremoni roll out unit mobil listrik Chery Omoda E5 secara perdana di pabrik PT Handal Indonesia Motor, Bekasi (2/12/2023). Foto: Sena Pratama/kumparan
Head of Brand and Marketing Department PT Chery Sales Indonesia (CSI), Rifkie Setiawan menjawab perihal perkembangan rencana pembangunan pabrik mandiri. Ia mengaku, perusahaan masih sangat mengandalkan fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor (HIM).
"Kami tetap pakai (semi) knocked down, sampai saat ini masih terus kerja sama. Karena PT Handal (Indonesia Motor) juga masih mampu memenuhi angka produksi yang kami inginkan," buka Rifkie ditemui di Karawang, Jawa Barat (11/9/2025).
Kendati masih bermitra dengan entitas yang pernah merakit kendaraan Hyundai tempo dulu, Rifkie bilang tetap ada nilai investasi yang tidak sedikit dari Chery untuk turut berkontribusi terhadap industri otomotif nasional.
"Soal pabrik itu, yang sekarang ini kan sebenarnya kami sudah keluarkan investasi. Investasi untuk jalur produksi, kemudian upaya agar mencapai nilai TKDN yang sudah ditentukan, lalu proses body painting, welding, dan itu (nilainya) tidak kecil," paparnya.
Seremoni produksi perdana mobil Chery di pabrik Handal Indonesia Motor. Foto: dok. Chery Sales Indonesia
Diakui Rifkie, seluruh lini Chery yang dijual di dalam negeri sudah mencapai nilai TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) di atas 40 persen, sesuai dengan regulasi pemerintah. Permintaan per bulan Chery yang dipenuhi PT HIM sudah menyentuh 2.000 unit.
"Waktu itu juga pernah dijelaskan bahwa sampai saat ini masih ada orang headquarter yang terus datang untuk melakukan studi dan nantinya akan mengeluarkan study statement. Hanya saja memang belum sampai ke kita," jelas Rifkie.
Bos Chery Holding, Yin Tong Yue sudah melawat ke Indonesia sebanyak dua kali. Rifkie mengatakan, langkah itu sebagai simbol keseriusan jenama China itu dan melihat pasar otomotif dalam negeri merupakan area strategis bagi pabrikan.
"Studi dari headquarter itu kan untuk mengukur dari sisi pasar atau permintaannya. Nah misalnya untuk fase pertama nanti dari data itu kira-kira berapa kapasitas produksi yang dibutuhkan, model investasinya seperti apa, lalu apakah joint venture atau mandiri," pungkasnya.
Pada awal 2023, Chery sudah buka-bukaan perihal realisasi pembangunan pabrik mandiri di Indonesia. Bahkan, fasilitas yang digadang dapat membuat semua jenis kendaraan elektrifikasi itu diproyeksi jadi basis unit setir kanan Chery.
Meski masih andalkan PT HIM, Chery nyatanya sudah mampu melakukan ekspor ke negara tetangga seperti Vietnam sejak akhir 2024 lalu. Modelnya adalah Chery Omoda 5 Viet Comfort dan Omoda 5 Viet Luxury.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar