Pertemuan Trump dan Putin di KTT APEC. Foto: Sputnik/Mikhail Klimentyev/Kremlin via REUTERS
Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan menghubungi Presiden Rusia Vladimir Putin pada Senin (19/5) sebagai upaya mengakhiri perang antara Rusia-Ukraina yang telah berjalan selama 3 tahun.
Dikutip dari AFP, selama masa kampanye pilpres Trump berjanji akan mengakhiri perang Rusia-Ukraina begitu menjabat jadi presiden. Namun, 5 bulan setelah masa jabatan kedua, usaha diplomatiknya masih belum membuahkan hasil.
Minggu lalu, delegasi dari Rusia dan Ukraina menggelar negosiasi di Turki untuk pertama kalinya selama hampir 3 tahun. Namun, negosiasi itu berakhir tanpa satu pun komitmen gencatan senjata.
Kedua pihak saling serang dan menghina. Ukraina bahkan menuduh Moskow mengutus delegasi 'boneka' yang terdiri dari pejabat berpangkat rendah.
Setelah negosiasi yang berlangsung di Turki berakhir, Trump mengumumkan akan menghubungi Putin. Tak hanya Putin, Trump juga menyatakan akan menghubungi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan pejabat NATO, dengan harapan gencatan senjata dapat segera terlaksana dan perang berakhir.
Sejauh ini, Trump fokus meningkatkan tekanan ke Ukraina dan menahan diri mengkritik Putin. Baik Moskow dan Washington menekankan pentingnya pertemuan Putin dan Trump untuk mengakhiri perang. Trump juga menyatakan tidak akan ada yang terjadi selama dia dan Putin tidak bertemu langsung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar