Search This Blog

Hindari Macet Mudik, Warga Indramayu Bikin Jalan Alternatif via Gorong-Gorong

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Hindari Macet Mudik, Warga Indramayu Bikin Jalan Alternatif via Gorong-Gorong
Mar 28th 2025, 11:04, by Salmah Muslimah, kumparanNEWS

Warga Blok Kolot, Desa Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, membangun jalan alternatif lewat gorong-gorong untuk hindari kemacetan saat arus mudik, Jumat (28/3/2025). Foto: Dok kumparan
Warga Blok Kolot, Desa Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, membangun jalan alternatif lewat gorong-gorong untuk hindari kemacetan saat arus mudik, Jumat (28/3/2025). Foto: Dok kumparan

Warga Blok Kolot, Desa Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, membangun jalan alternatif untuk menghindari kemacetan saat arus mudik 2025 di jalur Pantura.

Pembangunan ini dilakukan sebagai solusi atas penutupan U-turn di Jalur Pantura yang padat kendaraan pemudik dari Jakarta menuju Cirebon.

Warga Blok Kolot, Desa Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, membangun jalan alternatif lewat gorong-gorong untuk hindari kemacetan saat arus mudik, Jumat (28/3/2025). Foto: Dok kumparan
Warga Blok Kolot, Desa Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, membangun jalan alternatif lewat gorong-gorong untuk hindari kemacetan saat arus mudik, Jumat (28/3/2025). Foto: Dok kumparan

Jalan alternatif ini dinilai sangat membantu warga setempat dalam mempersingkat jarak dan waktu saat beraktivitas, seperti pergi ke sawah atau pasar.

Warga Blok Kolot, Desa Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, membangun jalan alternatif lewat gorong-gorong untuk hindari kemacetan saat arus mudik, Jumat (28/3/2025). Foto: Dok kumparan
Warga Blok Kolot, Desa Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, membangun jalan alternatif lewat gorong-gorong untuk hindari kemacetan saat arus mudik, Jumat (28/3/2025). Foto: Dok kumparan

Untuk melintas, pengguna jalan hanya perlu memberikan sumbangan seikhlasnya kepada penjaga, yang nantinya digunakan untuk perawatan jalan.

"Bayar seikhlasnya aja, barangkali ada yang dua ribu, nggak bayar juga tidak apa-apa," ujar Kasmo (61), salah seorang penjaga jalan alternatif tersebut, Jumat (28/3/2025).

Warga Blok Kolot, Desa Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, membangun jalan alternatif lewat gorong-gorong untuk hindari kemacetan saat arus mudik, Jumat (28/3/2025). Foto: Dok kumparan
Warga Blok Kolot, Desa Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, membangun jalan alternatif lewat gorong-gorong untuk hindari kemacetan saat arus mudik, Jumat (28/3/2025). Foto: Dok kumparan
Warga Blok Kolot, Desa Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, membangun jalan alternatif lewat gorong-gorong untuk hindari kemacetan saat arus mudik, Jumat (28/3/2025). Foto: Dok kumparan
Warga Blok Kolot, Desa Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, membangun jalan alternatif lewat gorong-gorong untuk hindari kemacetan saat arus mudik, Jumat (28/3/2025). Foto: Dok kumparan

Menurut Kasmo, pembangunan jalan ini murni swadaya warga dan sudah menjadi rutinitas tahunan setiap jelang mudik Lebaran.

"Alhamdulillah, lumayan yang lewat, ratusan motorlah sehari," katanya.

Yang unik dari jalan alternatif ini adalah lokasinya yang berada di kolong (bawah) jembatan, melewati gorong-gorong.

Untuk membangun jalan ini, warga terlebih dahulu menambak dan menyedot air sebelum memasang anyaman bambu agar jalan tidak licin saat dilintasi pengendara motor.

Media files:
01jqde0ya75scph9zs879dje84.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar