Search This Blog

TDA Balikpapan Gagas Agenda Digital Marketing Mastery Go Online or Go Away

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
TDA Balikpapan Gagas Agenda Digital Marketing Mastery Go Online or Go Away
Oct 13th 2024, 22:09, by TDA, TDA

TDA Balikpapan Gagas Agenda Digital Marketing Mastery Go Online or Go Away

Balikpapan - Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Balikpapan menggelar sharing bisnis, dengan mengusung tema Digital Marketing Mastery. Acara bertempat di kafe di Jalan Ahmad Yani, Kota Balikpapan, Sabtu (05/10/2024).

Rusdian Wijaya selaku Ketua Komunitas Pengusaha TDA Balikpapan periode 8.0 mengatakan, perubahan zaman serta teknologi yang begitu cepat memaksa para pelaku usaha beradaptasi. Bahkan memanfaatkan segala kecanggihan fasilitas digital terkini. Oleh sebab itu, pelayan TDA Balikpapan berinisiatif menghadirkan mentor praktisi bidang digital marketing bertaraf nasional, Hendra W. Saputro.

TDA Balikpapan Gagas Agenda Digital Marketing Mastery Go Online or Go Away (1)

"Kegiatan ini diikuti kurang lebih 50 orang peserta," jelasnya.

Rusdian menyebutkan, kegiatan ini penting dilakukan lantaran masih adanya pelaku-pelaku UMKM yang kesulitan mendapatkan pengetahuan dan pengertian yang benar terkait pemanfaatan digital marketing. Sehingga digital marketing menjadi perhatian tersendiri bagi Komunitas Entrepreneur TDA Kota Balikpapan.

''Hal ini, masih adanya ketertinggalan UMKM dalam beradaptasi dan membaca perubahan perilaku pasar di era digital membuat pelaku UMKM terancam kehilangan potensi penjualan yang sangat besar,'' katanya.

Dalam penyampaian materinya, Hendra W. Saputro yang juga pernah menjabat sebagai Ketua TDA Bali pada tahun 2017-2019. Hendra yang juga pengusaha multi-bisnis menekankan pentingnya memahami teknik dan strategi beriklan melalui media sosial agar tetap efisien dan tepat sasaran.

TDA Balikpapan Gagas Agenda Digital Marketing Mastery Go Online or Go Away (2)

''Konten medsos harus relevan. Sehingga jika ada yang ngunjungin akun usaha, jangan buat mereka merasa lost (tersesat) ketika masuk ke akun atau page bisnis karena isinya tidak nyambung. Terlebih tidak ada hubungannya dengan kebutuhan calon konsumen,'' jelasnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Bli Hendra tersebut juga menekankan pentingnya memiliki kemampuan memahami, dan membangun hubungan antar manusia, dalam menjalankan bisnis di bidang apapun. Seperti halnya kuliner, jasa, properti, sampai pertambangan.

"Every business is people business. Wajib bagi setiap pemilik usaha untuk bisa memahami bagaimana bekerja di dalam tim, menerapkan SOP, memberikan jobdesk dan menghargai kekuatan silaturahmi dan pertemanan. Karena seringkali pelanggan-pelanggan pertama kita, dan pelanggan loyal kita adalah teman kita sendiri," bebernya.

Sementara itu, Ketua TDA Balikpapan Rusdian Wijaya menambahkan, saat ini hampir semuanya serba digital mau tidak mau bisnis owner harus punya kemampuan dasar digital marketing. Rusdian juga menambahkan bisa tidak bisa wajib dipaksa.

"Karena itu TDA Balikpapan mengundang Bang Hendra untuk mengisi dan memberikan pencerahan kepada saya dan teman-teman TDA Balikpapan, tentang pentingnya memahami digital marketing dan juga trik-trik ter-update-nya mengenai digital marketing," jelasnya.

Dalam closing statement-nya mengangkat telunjuknya ke arah hadirin, dengan lugas Hendra mengatakan "Go online or go away!". Spontan disambut riuh tepuk tangan yang sekaligus menggugah semangat para peserta yang menyimak uraian materinya.

Dia berharap dengan bertambahnya wawasan dan kemampuan para pelaku usaha tentang digital marketing dapat meningkatkan potensi jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan dengan signifikan sehingga dapat membantu menumbuhkan bisnis para pelaku usaha di Balikpapan dan sekitarnya.

Media files:
01ja36m0hs11h13e56j7j83qg6.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar