Jun 23rd 2024, 19:39, by Wisnu Prasetiyo, kumparanNEWS
Wasekjen PKB, Syaiful Huda, dalam konferensi pers terkait penyelenggaraan Pilkada 2024 di DPP PKB, Jakarta, Senin (4/3/2024). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKB Syaiful Huda menilai dukungan PKS terhadap Wakil Ketua Majelis Syuro Sohibul Iman maju Pilkada Jakarta 2024 belum keputusan final.
Pasalnya, ia menyebut PKS belum mempunyai tiket untuk mendukung calonnya sendiri untuk berlaga di Pilgub Jakarta. Saat ini PKS memiliki 18 kursi, sementara syarat mengusung sendiri adalah 22 kursi.
"Ya saya kira pasti dinamis ya, termasuk PKS kan juga belum punya golden ticket karena belum memenuhi ambang 20 persen. Artinya mau tidak mau PKS juga harus bangun koalisi," ujar Huda saat dihubungi, Minggu (23/6).
Huda menuturkan, proses Pilkada Jakarta masih akan diikuti dengan berbagai dinamika ke depannya. Termasuk soal jumlah calon yang akan maju dan juga peluang kemenangan.
"Jadi menurut saya ini memang masih terlalu dini untuk kita analisis dan untuk kita simpulkan bahwa kira-kira semua partai ingin memajukan kadernya sendiri," ucap dia.
Karena PKS tidak dapat mengusung calon sendiri dalam Pilgub Jakarta, Ketua Komisi X DPR RI itu menegaskan bahwa partai tersebut harus berkompromi untuk membangun koalisi.
"Yang kedua, setahu saya juga Sohibul Iman dari beberapa segi lembaga survei relatif elektabilitasnya juga belum maksimal ya. Artinya itu juga pasti akan jadi pertimbangan ketika dibangun koalisi-koalisi," kata Huda.
DPP PKB hingga saat ini masih belum memutuskan mendukung siapa. Baru pengurus di tingkat DPW DKI yang telah mendeklarasikan dukungannya ke Anies.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar