Jun 23rd 2024, 19:00, by Akbar Ramadhan, kumparanBOLA
Pemain Persib Bandung David Da Silva melakukan selebrasi bersama rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Madura United pada leg kedua Final Championship Series BRI-Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (31/5/2024). Foto: Rizal Hanafi/ANTARA FOTO
Pelatih Persib, Bojan Hodak, buka suara soal sistem kompetisi yang akan diterapkan Liga 1 musim depan. Dipastikan tak akan ada lagi Championship Series pada kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia itu.
Hodak sangat tertantang untuk membawa Persib juara di musim depan. Apalagi, Persib belum pernah menjadi juara saat kompetisi Liga 1 dijalankan penuh.
"Jika ada tim yang benar-benar memulai liga dengan penampilan terbaik di 34 pertandingan akan menjadi juara," ucap Bojan Hodak dikutip situs resmi klub.
"Selalu ada hal bagus terjadi untuk pertama kalinya seperti sebelumnya kami tidak pernah menang melawan Bali. Lalu sebelumnya juga belum pernah ada pelatih asing yang membawa Persib meraih trofi," tambahnya.
Pada tahun 2014, sistem kompetisi memakai format dua wilayah dengan empat tim teratas masuk ke delapan besar. Di situ, Persib keluar sebagai juara usai di babak penyisihan ada di posisi kedua.
Sepuluh tahun berselang, Persib kembali juara dengan format Championship Series. Format kali ini menggunakan empat tim teratas diadu kembali dalam babak playoff.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. Foto: PERSIB.co.id/Barly Isham
Sebelumnya, Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, mengatakan bahwa tak ada lagi sistem babak Championship Series di divisi teratas sepak bola Indonesia itu pada musim mendatang. Mereka akan kembali menerapkan sistem full kompetisi alias berdasarkan dengan raihan poin.
"Championship Series sudah tidak ada. Jadi kompetisi full," ucap Ferry.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar