Search This Blog

4 Fungsi Lubang Resapan di Permukiman Padat Penduduk

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
4 Fungsi Lubang Resapan di Permukiman Padat Penduduk
May 12th 2024, 20:10, by Berita Terkini, Berita Terkini

Ilustrasi Tuliskan fungsi lubang resapan di permukiman padat penduduk, sumber: unsplash/Josehild
Ilustrasi Tuliskan fungsi lubang resapan di permukiman padat penduduk, sumber: unsplash/Josehild

Tuliskan fungsi lubang resapan di permukiman padat penduduk! Lubang resapan tersebut disebut juga dengan biopori. Karakteristik dari lubang resapan ini dibuat tegak lurus ke dalam tanah.

Lubang biopori umumnya dibuat di halaman sekolah, di jalan-jalan perumahan, dan di sekitar pemukiman warga. Fungsinya untuk menyerap air sebanyak mungkin agar tidak terjadi banjir.

Tuliskan Fungsi Lubang Resapan di Permukiman Padat Penduduk!

Ilustrasi Tuliskan fungsi lubang resapan di permukiman padat penduduk, sumber: unsplash/OcgSavingTheOcean
Ilustrasi Tuliskan fungsi lubang resapan di permukiman padat penduduk, sumber: unsplash/OcgSavingTheOcean

Tuliskan fungsi lubang resapan di permukiman padat penduduk! Biopori dibuat dengan diameter 10-30 cm dan tidak mempunyai muka air tanah dangkal.

Mengutip buku Hemat Energi dan Lestari Lingkungan Melalui Bangunan oleh Christina Eviutami Mediastika (2021), lubang ini diisi dengan sampah organik yang berguna sebagai makanan bagi makhluk hidup di dalam tanah, seperti cacing hingga akar tumbuhan. Adapun fungsi dari lubang resapan ini yaitu sebagai berikut:

1. Mengurangi Sampah Organik

Sisa makanan merupakan limbah dapur yang bisa dimasukkan ke dalam lubang biopori. Dengan begitu, sisa makanan tersebut dapat diubah menjadi kompos sebagai makanan makanan untuk cacing dan biota tanah lainnya. Jadi, biopori juga berguna untuk meminimalisir sampah organik yang biasanya berakhir di pembuangan sampah.

2. Mencegah Banjir dan Genangan Air

Manfaat lubang resapan air yang paling utama adalah mencegah banjir dan genangan air. Lubang biopori bisa dibuat di permukaan tanah yang bertekstur padat dan kedap air. Bahkan, lubang tersebut juga bisa dibuat di tengah lahan beton.

Cara pembuatannya dengan mengebor permukaan tanah hingga tingkat kedalaman tertentu. Biopori tersebut kemudian dilapisi dengan pipa PVC untuk mempertahankan bentuk lubang.

Lubang resapan tersebut berfungsi sebagai jalur masuk air ke tanah saat permukaan lainnya tertutup beton atau material padat lainnya.

3. Meningkatkan Cadangan Air Tanah

Tidak sedikit daerah padat penduduk yang mengalami krisis air tanah. Penyebabnya adalah volume air yang meresap ke tanah tidak sebanding dengan kebutuhan air masyarakat. Apalagi, ruang terbuka hijau semakin sempit, sehingga memperlambat proses infiltrasi air tanah.

Dengan adanya biopori, maka jalur masuknya air hujan ke dalam tanah bisa terbentuk. Semakin banyak lubang biopori, maka semakin maksimal pula penyerapan air tanah untuk meningkatkan cadangan air.

4. Melindungi Ozon

Sampah organik dan anorganik yang tercampur akan menghasilkan bau tidak sedap. Kemudian, akan terjadi proses pembusukan yang menghasilkan gas metana dan hidrogen sulfida. Kandungan tersebut berpotensi merusak lapisan ozon.

Oleh karena itu, diperlukan pembuatan biopori untuk membantu pemilahan sampah. Hal ini secara tidak langsung dapat mencegah kerusakan ozon.

Baca juga: 8 Cara Mencegah Banjir yang Dapat Diterapkan oleh Setiap Orang

Itulah jawaban dari pertanyaan, tuliskan fungsi lubang resapan di permukiman padat penduduk! Dengan membuat lubang resapan di permukiman padat penduduk, maka air bisa diserap dan banjir dapat dicegah. (DLA)

Media files:
01hxkykf78351802rhcqx9x95f.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar