Ilustrasi perang sarung. Foto: Fikri Prayogi Ardiansyah/Shutterstock
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, akan berkoordinasi dengan Polresta Surakarta terkait fenomena perang sarung.
"Coba nanti saya koordinasi dengan Pak Kapolres," katanya di Balai Kota Solo, Senin (18/3).
Perang sarung awalnya muncul sebagai permainan menyelepet kawan dengan sarung, namun kerap menjadi sebuah aktivitas tawuran dengan cara memasukkan gir motor atau benda tajam ke sarung.
Sebelumnya, tepatnya pekan lalu, Tim Sparta Satuan Samapta Polres Kota Surakarta telah mengamankan 25 remaja karena melakukan aksi perang sarung di Jalan Ir. Juanda Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Solo.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar