Mar 18th 2024, 12:51, by Muhammad Darisman, kumparanBISNIS
Forum Bisnis Ibu Kota Baru Indonesia United States Trade and Development Agency (USTDA) dengan Badan Otorita IKN, di Hotel Four Seasons Jakarta, Kamis (7/3/2024). Foto: Dok. OIKN
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono memastikan Stanford University akan membangun kampus di IKN, dimulai dengan pengembangan pusat riset.
Bambang mengatakan, pihaknya masih memproses rencana pengembangan pusat riset, meskipun sempat ramai bahwa universitas asal Amerika Serikat (AS) tersebut membantah pembangunan kampus di IKN.
"Sempat ramai soal Stanford katanya tidak masuk, tapi kami dalam proses sekarang untuk mereka Insyaallah mendirikan apa yang disebut pusat riset," jelas Bambang saat rapat dengan Komisi II DPR, Senin (18/3).
Pusat riset tersebut, kata Bambang, merupakan bentuk awal dari sebuah kampus. Setelahnya Stanford's Doerr School of Sustainability akan terus mengembangkan pusat riset itu dalam 2-3 tahun ke depan.
"Pusat riset ini adalah bentuk awal dari satu kampus yang mungkin setelah 2-3 tahun dengan melihat kondisi yang ada akan dikembangkan lebih lanjut," ungkap Bambang.
Bambang memastikan pihak OIKN sudah bekerja sama secara resmi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada September 2023 lalu. Bahkan, kata dia, dekan kampus itu sendiri yang menyatakan berminat berinvestasi di IKN.
"Kami sudah mempunyai MoU dengan Stanford dan dekannya sendiri yang menyampaikan letter of intent kepada kami pada September tahun lalu," tutur dia.
"Jadi sebenarnya ini adalah kelanjutan dari satu proses yang sudah berjalan cukup lama antara IKN dan Stanford," pungkas Bambang.
Sebelumnya, Stanford University akhirnya buka suara terkait wacana pembangunan kampus di IKN Nusantara, yang menurut Otorita IKN (OIKN) akan dimulai Mei 2024.
Bangunan gedung stanford university. Foto: turtix/Shutterstock
Kampus ternama asal Amerika Serikat itu mengaku masih menjajaki peluang kerja sama proyek penelitian dan pendidikan di Indonesia melalui Stanford's Doerr School of Sustainability.
"Perwakilan dari Stanford's Doerr School of Sustainability dan Indonesia telah sepakat untuk menjajaki peluang kerja sama dalam proyek penelitian dan pendidikan di bidang-bidang yang memiliki keterkaitan antara beasiswa Stanford dan tujuan keberlanjutan Indonesia," ujar perwakilan Stanford University, Mara K Vandlik, melalui email pada kumparan, Sabtu (16/3).
Dikutip dari laman Stanford, Dekan Stanford's Doerr School of Sustainability, Arjun Majundar, mengatakan meskipun Stanford tidak akan membangun institusi fisik di Indonesia, proyek-proyek kerja sama penelitian dan pendidikan yang dibahas mencakup pembangunan IKN yang berkelanjutan, pembangunan ekonomi rendah karbon, pembiayaan transisi, hingga pemenuhan prioritas pangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar