Capres 03, Ganjar Pranowo saat ditemui wartawan di Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/2/2024). Foto: Fadlan Nuril Fahmi/kumparan
Capres 03, Ganjar Pranowo, mengecam pihak-pihak yang berupaya mengintimidasi rektor universitas untuk memuji Presiden Jokowi. Ia pun berharap para rektor tetap tegar menghadapi upaya intimidasi tersebut.
"Rektornya Universitas Soegijapranata diminta untuk buat video muji-muji presiden, sorry ya," kata Ganjar saat menerima dukungan alumni kampus se-Jabar di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (9/2).
"Kalau ye kan punya orang. Kalau ini sorry ya. Dan itu disampaikan, dan saya kontak pak rektor (bilang) tetap sabar dan teguh pendirian siap. Lalu ada emoticonnya, rahasia. Saya kenal dekat, dan kemudian muncullah yang lain (mengatakan diminta buat video)," imbuh dia.
Ganjar lalu menegaskan, siapa pun termasuk para rektor berhak menyatakan pendapat. Ia bahkan menyebut pihak yang ingin mengintervensi rektor tak punya akal sehat.
"UGM mulai, ITB, semua mulai. Dan hari ini semua bicara dan semua mulai. Unpar. UI. Ada yang takut?. Ketika semua sudah bercerita, ada mimbar akademis yang punya kebebasan," kata Ganjar.
"Hanya orang gila yang berangus mimbar akademis. Dan hanya orang berakal sehat yang pertahankan mimbar akademis tanpa tekanan siapa pun," pungkas dia.
Sebelumnya, Rektor Universitas Soegijapranata (Unika) Kota Semarang, Ferdinandus Hindarto, menceritakan bahwa pada Jumat (2/2) ia dihubungi oleh polisi dari Polrestabes Semarang yang kemudian memintanya membuat video apresiasi terhadap Presiden Jokowi.
Selain itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Masrukhi, menjadi salah satu pejabat kampus yang membuat video tentang pemilu damai. Ia kemudian menceritakan awal-mula pembuatan video itu pun berasal dari permintaan Polres.
Cawapres 03 Mahfud MD pun mengaku menerima laporan dari sejumlah rektor yang diminta untuk membuat pernyataan Presiden Joko Widodo baik. Hal ini menyusul banyaknya kampus yang membuat pernyataan sikap dan ketidaknetralan Jokowi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar