Dec 14th 2023, 21:32, by Fachrul Irwinsyah, kumparanNEWS
CSurya Tjandra usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Juru bicara Anies Baswedan, Surya Tjandra, merespons pernyataan Waketum Partai Gelora Fahri Hamzah yang menyebut pasangan Anies-Muhaimin (AMIN) akan menarik menteri-menteri dari partai pendukungnya dari kabinet Jokowi.
Surya membantah pernyataan Fahri. Ia menyebut itu hanya kemauan dari Fahri.
"Itu kayaknya maunya dia (Fahri Hamzah). Rasanya enggak karena presiden kan harus memikirkan banyak pekerjaan, ya, selain pilpres. Dan kita tau kan rapat kabinet juga jarang sekarang," kata Surya usai hadiri rapat evaluasi debat perdana di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (14/12).
Menurutnya jika saat ini ada penarikan menteri di kabinet justru akan mengganggu jalannya roda pemerintahan.
"Jadi kalau tiba-tiba diganti rasanya akan mengganggu. Tinggal kita pingin tau nih presiden fokusnya pekerjaan atau Pilpres. Tapi rasanya tidak akan dilakukan," ungkapnya.
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah saat diwawancarai dalam program talkshow Info A1 kumparan. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Sementara Waketum NasDem Ahmad Ali pun membantah pernyataan Fahri tersebut.
"Sampai hari ini kita enggak ada rencana, enggak pernah mikirin itu, ada apa? Memang kenapa mau narik itu?" kata Ali saat dihubungi, Kamis (14/12).
PKB dan NasDem yang bergabung di Koalisi Perubahan pengusung paslon AMIN memiliki menteri di kabinet Jokowi. Menteri dari PKB yaitu Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar.
Sementara dari NasDem ada Siti Nurbaya Bakar sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar