Dec 14th 2023, 21:41, by Fadlan Nuril Fahmi, kumparanNEWS
Ketua Dewan Pakar Timnas AMIN Hamdan Zoelva berbicara saat diskusi dengan tema 'Mengapa Demokrasi Tak Boleh Mati di Jakarta?' di Jalan Dipenogoro No 10, Jakarta, Kamis (7/12/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Ketua Dewan Pakar Timnas AMIN, Hamdan Zoelva, memastikan oposisi bakal berjalan sebagai mana mestinya jika Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar terpilih jadi presiden dan wakil presiden.
Hal ini ia nilai sebagai bagian dari jalannya proses demokrasi dan pintu kebebasan berbicara.
"Kita pastikan akan dibuka, jadi partai-partai pendukung pun pasti tidak seperti sekarang ini. Karena kritik itu adalah bagian dari dinamika kehidupan negara," ujar Hamdan Zoelva kepada wartawan di Sekretariat Koalisi Perubahan, Brawijaya X, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (14/12).
Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar menghadiri Ijtima Ulama di Masjid Az Zikra, Sentul, Jawa Barat, Sabtu (18/11/2023). Foto: Dok. Istimewa
Menurut Hamdan, tanpa adanya kritik bagi pemerintah, hal ini akan berbahaya karena pemerintah akan merasa selalu benar.
Padahal menurutnya, bisa saja terdapat adanya suara-suara yang mengkritik pemerintah benar dan baik.
"Tanpa ada kritik, pemerintah menganggap dia selalu benar. Padahal mungkin ada suara-suara riuh yang mengatakan itu salah tapi mereka tidak berani, termasuk dari suara-suara yang ada di parlemen di DPR," kata Hamdan.
Hamdan mengatakan, hal ini dapat menjadikan suara kritik untuk pemerintah tidak terdengar akibat tidak adanya pintu kebebasan berbicara dan demokrasi.
"Tidak berani secara terbuka karena ditutupnya pintu kebebasan dan demokrasi," jelasnya.
"Karena itu kita yakinkan itu sikap sendiri dari Pak Anies bahwa saatnya demokrasi kita kembalikan dari relnya," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar