Nov 11th 2023, 13:17, by zamachsyari chawarazmi, kumparanNEWS
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (tengah) didampingi Ketua Umum Garda Pemuda NasDem Prananda Surya Paloh (kiri) meninjau pasukan yang mengikuti Apel Siaga Baret di Parkir Timur Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (15/6/2022). Foto: Galih Pradipta/Antara Foto
Surya Paloh menjawab sebuah pertanyaan yang dilontarkan oleh salah satu kader Partai NasDem asal Jawa Timur di sela-sela perayaan HUT ke-12 Partai NasDem di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11).
Lewat surat yang dikirimkan, kader partai NasDem itu bertanya kepada Surya Paloh tentang alasan dia tidak mencalonkan anaknya, Prananda Surya Paloh, sebagai cawapres pendamping Bacapres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan.
"Pertanyaannya pertama dari Jawa Timur, kenapa Pak Surya tidak mengizinkan anaknya sebagai wakil presiden? Tolong dijawab sebagai ayah bukan sebagai ketua umum," kata pemandu acara membacakan pertanyaan untuk Surya Paloh.
Mendapat pertanyaan itu, Surya Paloh sempat tersenyum. Ia kemudian menjawabnya.
"Pertanyaannya ngeri-ngeri sedap. Harusnya ini pertanyaan bukan untuk saya, tapi buat kita semuanya. Jadi pertama, saya coba lihat anak saya, lihat baik-baik, ini cocok atau enggak menjadi cawapres?" kata Paloh.
Paloh mengatakan, pertimbangan keduanya, apakah anaknya pantas atau tidak untuk menjadi cawapres mendampingi Anies.
"Ketiga saya berharap, ada suatu proses yang akan dan harus dia lakukan, hingga mengakibatkan dia jauh lebih matang mengalami proses jatuh bangun, membuat dirinya akan tegar, kuat, bagaikan anak elang yang bisa terbang hebat ke atas," ucapnya.
"Orang tua dulu mengatakan, kalau bisa dia harus matang pohon dulu, bukan hasil peraman," ujar dia.
Lantas, Paloh mengungkapkan jawaban, apabila anaknya bertanya kepadanya untuk menjadi cawapres.
"Saya pasti akan mengatakan, "tunggu dulu, akan tiba saatnya. Itu pun kalau saya masih berumur panjang"," tandas Paloh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar