Aug 4th 2023, 19:49, by Rini Friastuti, kumparanNEWS
Ilustrasi pembunuhan. Foto: Shutterstock
Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Hariyanto, menyampaikan informasi terkait kasus pembunuhan mahasiswa Fakultas Ilmu Bahasa (FIB) UI jurusan Sastra Rusia, Zidan alias MNZ (19), yang tewas dibunuh seniornya sendiri.
"Tadi sore RS Polri dari Polres Metro Depok mengirim mayat mahasiswa angkatan 2022 ya, FIB jurusan Sastra Rusia. Jadi saat ini sedang dilaksanakan proses autopsi oleh dokter kita," ujar Hariyanto kepada wartawan, Jumat (4/8).
RS Polri akan segera menyampaikan perkembangan hasil autopsi tersebut.
"Memang kecurigaannya karena mati tidak wajar sehingga perlu dilakukan autopsi," jelasnya.
Belum diketahui luka yang ada di tubuh korban. Saat ini RS Polri hendak melakukan visum.
Lokasi tempat kos korban mahasiswa FIB UI yang tewas dibunuh seniornya. Foto: Dok. Istimewa
"Saat ini sedang diperiksa. Jadi barusan mendapatkan permintaan tertulis untuk dilaksanakan visum luar dan dalam," ucap Hariyanto.
Pihak UI telah dimintai keterangan untuk keperluan pemeriksaan jenazah. Hariyanto menyebut, pihak keluarga juga sudah tiba di RS Polri.
"Jadi tadi humas dari universitas sudah datang, kita minta keterangan dari beliaunya untuk membuat kasus ini terang benderang. Keluarga juga baru dihubungi, barusan informasinya baru datang," kata dia.
Nyawa Zidan hilang di tangan seniornya sendiri. Jenazahnya dibungkus plastik trash bag dan ditaruh di kolong kasur kamar indekos, di Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok.
"Pelaku berinisial AAB, usianya 23 tahun," kata Wakil Kepala Satreskrim Polres Depok AKP Nirwan Pohang, Jumat (4/8).
Nirwan menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi jam 10.00 WIB, Jumat (4/8), bahwa ada penemuan mayat di kamar kos.
"Kami ke sana, mayat ditemukan sudah terbungkus kantong plastik warna hitam di bawah tempat tidur," kata Nirwan.
"Kamar itu pun berantakan tapi sepintas terlihat seperti dibersihkan," ujar Nirwan.
Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi-saksi. Polisi bergerak cepat dan langsung menangkap pelaku (AAB) dalam waktu kurang dari tiga jam.
Nirwan mengatakan terdapat luka tusuk pada dada korban, lebih dari satu tusukan.
Peristiwa pembunuhan ini terjadi pukul 18.00 WIB, Rabu (2/8), namun keberadaan mayat itu baru diketahui hari ini, Jumat (4/8).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar