Mar 31st 2023, 16:27, by Fadjar Hadi, kumparanNEWS
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara daring dari Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (27/3/2023). Foto: Dok. Istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggelar rapat koordinasi dengan Kapolda Jateng, Pangdam Diponegoro hingga MUI pada Jumat (31/3) di Gedung Gradhika Bhakti Praja.
Rapat itu membahas persiapan pengamanan mudik lebaran Idul Fitri 1444 H.
Kapolda Irjen Ahmad Luthfi mengatakan, ada potensi kenaikan jumlah pemudik hingga 45,8 persen menuju ke Jateng pada masa Lebaran 2023. Sedangkan jumlah kendaraan mencapai angka 1,72 juta kendaraan.
"Kami dari Pemda mencoba untuk menyiapkan, titik macetnya di mana, rest area, terus kemudian pasar tumpah dan u-turn, mesti menjadi perhatian kami," kata Ganjar.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melepas keberangkatan perantau asal Jateng yang ikut program Mudik Gratis Pemprov Jateng di Museum Purna Bhakti Pertiwi Kompleks Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Kamis (28/4/2022). Foto: Dok. Istimewa
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Jateng merupakan tujuan favorit pemudik. Mayoritas pemudik menuju provinsi ini.
Dalam menjamin keamanan dan kenyamanan para pemudik, Polda Jateng akan menyiapkan 254 pos terdiri dari pos terpadu, pos pelayanan dan pos pengamanan. Sementara total kekuatan yang diterjunkan sebanyak 20.339 personel gabungan.
"Dilansir Pak Kapolda (tingkat) kejahatannya meningkat. Ini kita mesti hati-hati, maka kami menyampaikan kepada masyarakat, yuk bulan Ramadhan kita bicara kebaikan. Yuk kita siapkan mudik ini dengan aman dan berkesan, ini yang coba kami sampaikan," ucap Ganjar.
Selain itu, Ganjar menyoroti pembangunan infrastruktur khususnya jalan. Menurutnya, progres pembangunan bisa terhambat karena ada potensi cuaca ekstrem hingga bulan Mei.
"Maka betul-betul sekarang kita diuji, kekompakan kita akan coba kita padukan dengan membuat perencanaan yang baik, kami minta dukungan dari DPRD, Forkopimda komplet, Kajati, Pangdam, untuk kita bisa mensupport," ucap dia.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengecek ketersediaan MinyaKita ke sejumlah pasar di Kota Semarang. Foto: Dok. Istimewa
Sementara ketersediaan stok pangan, Ganjar mengatakan Bulog menyampaikan bahwa stok beras dan minyak goreng aman. Masing-masing sebanyak 14.500 ton dan 102 ton.
Lebih jauh, MUI Jateng juga memberikan masukan terkait potensi perbedaan Idul Fitri 1444 H yang mungkin bisa menimbulkan intrik.
Ganjar mengimbau kepada pemerintah kabupaten/kota agar aktif melakukan checking agar Lebaran yang aman dan berkesan bisa terwujud.
"Itu beberapa antisipasi yang hari ini kami lakukan, koordinasi besar, masih ada waktu dan kami mintakan nanti peran aktif dari pemerintah di kabupaten kota agar masing-masing ngecek," kata Ganjar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar