Search This Blog

DJKN Sebut Hasil Lelang Berkontribusi Rp 2,78 T ke Penerimaan Negara di 2022

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
DJKN Sebut Hasil Lelang Berkontribusi Rp 2,78 T ke Penerimaan Negara di 2022
Jan 20th 2023, 17:51, by Moh Fajri, kumparanBISNIS

Ilustrasi uang rupiah Foto: Maciej Matlak/Shutterstock
Ilustrasi uang rupiah Foto: Maciej Matlak/Shutterstock

Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan menyebut kontribusi hasil lelang terhadap penerimaan negara mencapai Rp 2,78 triliun di 2022.

Direktur Lelang DJKN, Joko Prihanto, mengungkapkan tren kontribusi lelang ke penerimaan negara terus meningkat. Pada 2020, hasil lelang berkontribusi Rp 1,43 triliun, kemudian di 2021 sebesar Rp 1,99 triliun.

"Pelaksanaan lelang sendiri ada hasil yang bisa langsung disetorkan ke kas negara Rp 2,7 triliun di tahun 2022, dan terus alami pertumbuhan dari tahun ke tahun," kata Joko dalam Media Briefing, Jumat (20/1).

Joko merinci dari total kontribusi Rp 2,78 triliun, sebanyak Rp 1,5 triliun berasal dari lelang Barang Milik Negara/Daerah, PUPN, barang rampasan, lelang pajak, gratifikasi dan sebagainya.

Kemudian, untuk kontribusi yang berasal dari PNBP sebesar Rp 849,79 miliar, kontribusi ke pajak pusat berupa pajak penghasilan (PPh) mencapai Rp 265,62 miliar dan terakhir kontribusi terhadap pajak daerah (BPHTB) mencapai Rp 92,24 miliar.

"Ada lelang misalnya aset BLBI dilelang lewat PUTN, kemudian ada lelang barang rampasan dari kejaksaan agung langsung disetorkan ke kas negara. Ada lelang dari sitaan pajak gratifikasi dari KPK," terang Joko.

Lebih lanjut, sepanjang 2022 DJKN berhasil membukukan lelang sebesar Rp 35,23 triliun dan membukukan Rp 850 miliar berupa Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Angka tersebut naik 117 persen dari target yang ditetapkan Rp 30 triliun.

"Capaian pokok lelang di 2022 dari target Rp 30 triliun tercapai Rp 35,23 triliun. Pokok lelang sejak 2017 menunjukkan tren pertumbuhan positif dan membanggakan bagi kita semua," tutur Joko.

Secara rinci, nilai transaksi ini didominasi oleh Lelang Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan (UUHT) sebesar 29,34 persen sebesar Rp 9 triliun. Jenis lelang lainnya yang memberi kontribusi besar antara lain, Lelang Harta Pailit sebesar Rp 2 triliun, dari Lelang Sukarela Rp 13 triliun, Lelang BMN/D (selain Bea Cukai) Rp 0,8 triliun, Lelang Barang Rampasan/Sitaan Kejaksaan Rp 0,6 triliun, dan dari Lelang Eksekusi Pengadilan Rp 0,4 triliun.

Selain PNBP, transaksi lelang juga berkontribusi bagi penerimaan negara berupa hasil lelang yang masuk ke kas negara, penerimaan pajak, dan kontribusi bagi penerimaan pemerintah daerah. Tercatat selama 2022, hasil lelang yang masuk ke kas negara sebesar Rp 1.571 miliar, pajak pusat sebesar Rp 266 miliar, dan pajak daerah sebesar Rp 93 miliar. Sehingga total penerimaan negara termasuk PNBP lelang di 2022 mencapai Rp 2.789 miliar.

Menurut Joko, dengan adanya berbagai jenis layanan lelang, menjadikan lelang tidak hanya sekadar berperan memberikan kontribusi penerimaan bagi negara maupun daerah. Lebih dari itu, lelang turut punya andil dalam perekonomian dan law enforcement.

Dari pelaksanaan lelang selama 2022, setidaknya ada tiga peran besar lelang. Pertama, untuk membantu menggerakkan roda perekonomian dengan meningkatkan potensi nilai barang dan potensi terbukanya lapangan kerja, tercatat nilai transaksi sebesar Rp 23 triliun. Salah satu upaya untuk memperkuat peran ini, DJKN menjalankan program untuk mendukung pemberdayaan UMKM melalui Lelang UMKM.

Para pelaku UMKM dapat memanfaatkan lelang sebagai sarana memperluas pasar produknya melalui website lelang.go.id. Tercatat, sejak tahun 2020 s.d. 2022, 936 pelaku UMKM telah memanfaatkan lelang dan terdapat 11.206 lot produk UMKM yang telah dilelang.

Peran kedua adalah membantu pemulihan keuangan negara dan penegakan hukum (law enforcement). DJKN menjalankan peran ini melalui lelang barang rampasan, sitaan, dan barang milik negara (BMN), dengan nilai transaksi sebesar Rp 2 triliun.

"Ketiga lelang berperan membantu penyelesaian non performing loan dan mendukung fungsi intermediasi perbankan melalui pencairan agunan dengan penjualan melalui lelang, tercatat nilai transaksi mencapai Rp 10 triliun," terang Joko.

Media files:
i6c0zvqblifuaqjncmrk.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar