Bus Listrik Transjakarta melintas di Terminal BlokM, Jakarta, Selasa (20/9/2022). Foto: Reno Esnir/Antara Foto
Target pengadaan 100 armada bus listrik sampai akhir tahun ini belum kunjung terlaksana. Baru ada 30 armada yang beroperasi melayani 4 rute.
Pemprov DKI Jakarta masih memiliki utang target pengadaan 70 armada lagi sampai 31 Desember 2022.
Saat dikonfirmasi, Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo, justru mengatakan target pengadaan bus listrik bertambah hingga hampir dua kali lipat di tahun 2023.
"Rencana tahun depan total bus listrik yang akan operasional ada 220 unit," kata Syafrin kepada wartawan saat ditemui di Jakarta Timur, Senin (26/12).
Syafrin menjelaskan, 220 unit ini termasuk 30 unit yang sudah lebih dulu beroperasi. Artinya target pengadaannya bertambah menjadi 190 armada di tahun depan.
Sebelumnya, Anies Baswedan meresmikan 30 armada bus listrik saat masih menjabat sebagai gubernur Agustus 2022 lalu.
"Akhir tahun nanti insyaAllah akan ada 100 dan bus [listrik] yang beroperasi," kata Anies saat meresmikan 30 armada bus listrik tempo hari.
Secara bertahap, bus listrik ini akan menggantikan ribuan bus Transjakarta konvensional. Hal ini dilakukan secara bertahap karena penggantian bus membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar