Search This Blog

Konten TikTok: DKI School From Home-WFH hingga 28 Januari Imbas Cuaca Ekstrem

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Konten TikTok: DKI School From Home-WFH hingga 28 Januari Imbas Cuaca Ekstrem
Jan 25th 2026, 12:10 by Focus

Seorang warga mendorong sepeda motornya di jalan yang terendam banjir di Jalan Daan Mogot, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Foto: Ika Maryani/ANTARA FOTO
Seorang warga mendorong sepeda motornya di jalan yang terendam banjir di Jalan Daan Mogot, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Foto: Ika Maryani/ANTARA FOTO
@kumparan

BMKG memperkirakan curah hujan di Jakarta dan sekitarnya hari ini berada pada level AWAS, yang berarti hujan sangat lebat hingga ekstrem berpotensi terjadi secara merata. Wilayah yang diperkirakan meliputi Kota dan Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, serta hampir seluruh wilayah Jakarta. Sementara itu, curah hujan di Bekasi, Bogor, dan Depok diprediksi berada pada level Siaga, dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat. Merespons kondisi tersebut, Gubernur Jakarta Pramono Anung mempertimbangkan penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi pekerja serta Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa. Kebijakan ini akan diberlakukan jika terdapat indikasi cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu aktivitas warga. 📸: Dok. Istimewa, kumparan/Fachrul, kumparan/Amira Nada. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ #focus #hujanjakarta #news #svl #kumparan

♬ original sound - kumparan - kumparan
@kumparan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan pelaksanaan school from home (SFH) dan work from home (WFH) sebagai langkah antisipasi terhadap cuaca ekstrem. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan, kebijakan tersebut diambil agar aktivitas pendidikan dan pekerjaan tetap berjalan meskipun kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. "Saya juga sudah meminta kepada Dinas Pendidikan untuk memperbolehkan yang disebut dengan school from home," kata dia saat meninjau Kali Cakung Lama, Jakarta Utara pada Jumat (23/1). Menurut dia, SFH diperlukan karena tingginya curah hujan, banjir, serta kemacetan lalu lintas yang menghambat mobilitas warga. Ia menilai infrastruktur Jakarta sudah cukup memadai untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Selain sektor pendidikan, Pramono juga memberikan persetujuan pelaksanaan WFH bagi para pekerja. Ia menyebut, Dinas Tenaga Kerja telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait kebijakan tersebut. Pramono menjelaskan, kebijakan SFH dan WFH ini diberlakukan hingga 28 Januari 2026 untuk mengantisipasi kemungkinan curah hujan yang masih tinggi. Ia menambahkan, durasi kebijakan dapat diperpanjang dengan penerbitan surat edaran baru apabila kondisi cuaca belum membaik. Pramono juga menegaskan, kebijakan WFH tidak hanya berlaku bagi instansi pemerintah, tetapi juga diperbolehkan bagi sektor swasta. 📸: Dok. Antara. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. #focus #hujanjakarta #news #oneliner #kumparan

♬ Dramatic Tension - Litne
@kumparan

Musim hujan tiba. Ketika banyak orang mengeluh terhambat perjalanannya karena hujan, hujan justru jadi peluang mengais rezeki bagi sebagian orang. Seperti halnya 3 pekerjaan dadakan ini yang sering muncul begitu hujan turun maupun saat banjir. Apa saja? Kalau di tempat kalian, harganya berapa Gaes? 🤔 📸: Dok. kumparan/Fatah Afrial. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. #focus #hujanjakarta #news #vol #kumparan

♬ suara asli - Cahaya Madinah | Umrah & Haji - Cahaya Madinah | Umrah & Haji
@kumparan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjelaskan penyebab banjir yang terjadi di Flyover Pesing, Jakarta Barat, meski jalan tersebut merupakan jalan layang. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, menyebut banjir disebabkan oleh sistem drainase flyover yang tidak berfungsi optimal. Menurut Ika, penanganan banjir di Flyover Pesing telah dilakukan dengan melibatkan Dinas Bina Marga. Pemprov DKI juga mengerahkan seluruh sumber daya penanganan banjir ke wilayah Jakarta Barat, termasuk pompa stasioner dan pompa mobile, untuk mempercepat surutnya genangan. Flyover Pesing membentang di atas Jalan Daan Mogot, lintasan rel KRL, dan Kali Sekretaris, serta menghubungkan wilayah Jakarta Barat bagian pusat dengan wilayah barat. Jalan layang sepanjang 1,5 kilometer ini dikenal sebagai salah satu titik lalu lintas terpadat dan rawan macet di Jakarta Barat. Ika menegaskan, setelah wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Pusat dinyatakan kering, fokus penanganan banjir dialihkan sepenuhnya ke Jakarta Barat, dengan Flyover Pesing menjadi salah satu prioritas utama. 📸: Dok. X @/kotajakbar. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ #focus #hujanjakarta #news #tiktokvidol #kumparan

♬ News serious information news program - gooooodee_jay
@kumparan

Genangan air setinggi hampir 50 sentimeter merendam Jalan Daan Mogot Raya, Jakarta Barat, Jumat (23/1). Kondisi itu membuat banyak pengendara motor ragu melintas karena air sudah mencapai knalpot. Di tengah kemacetan dan kendaraan yang terhenti, sekelompok anak muda menawarkan solusi dengan membuka jasa angkut motor menggunakan gerobak. Salah satunya Fahri Setiawan (18), warga Taman Kota yang masih berstatus pelajar. Memanfaatkan libur sekolah, Fahri bersama teman-temannya membantu pengendara melintasi banjir dengan menaikkan motor ke atas gerobak dan mendorongnya menembus genangan. Ia mengaku sudah terbiasa melakukan hal serupa sejak banjir besar beberapa tahun lalu. Jasa angkut motor ini diminati para pekerja hingga kurir paket yang khawatir motornya mogok jika dipaksa menerobos banjir. Fahri menjelaskan, tarif tidak dipatok tetap dan disesuaikan jarak, dengan kisaran rata-rata Rp 40 ribu hingga Rp 80 ribu per motor. Penghasilan tersebut dibagi rata dengan teman-temannya yang ikut mendorong gerobak. Meski mendatangkan rezeki, pekerjaan ini tetap berisiko bagi kesehatan. Fahri mengaku mulai merasa kurang enak badan, namun tetap melanjutkan membantu pengendara. Ia pun menyampaikan pesan sederhana kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan. 📸: Dok. kumparan/Jeni Ritanti. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. #focus #hujanjakarta #news #svl #kumparan

♬ suara asli - kumparan - kumparan
@kumparan

"Sambil menyelam minum air". Mungkin itu peribahasa yang tepat untuk Pak Ao, tukang ojek konvensional yang biasa mangkal di sekitar LRT Harjamukti, Cimanggis, Depok. Saat musim hujan, dia jualan jas hujan sembari ngojek. Dia sering menawarkan dagangannya itu ke penumpangnya. Harganya Rp10 ribu untuk jas hujan plastik ponco, dan Rp20 ribu untuk jas hujan setelan ada celananya. Pak Ao cerita pernah jas hujannya terjual sampai 48 pcs. Dari penjualan itu, dia bisa meraup hingga Rp480 ribu. "Hujan saya jualan jas hujan, kalau hujannya berhenti saya ngojek," ujar Pak Ao. 📸: Dok. kumparan. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. #focus #hujanjakarta #news #svt #kumparan

♬ original sound - kumparan - kumparan

Media files:
01kfk2x250z6kjam45yz7m1886.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar