Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dalam Dialog Forum Merdeka Barat 9 bertema Sekolah Rakyat di Kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (19/11/2025). Foto: Kemensos RI
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyampaikan perkembangan terbaru soal penyaluran bantuan langsung tunai sementara (BLTS). Ia mengatakan proses distribusi kini memasuki tahap penyelesaian.
"Jadi ini sedang proses finishing ya. Kemarin saya berkoordinasi dengan Pak Menteri (Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul)," ujar Agus di kawasan CFD Bundaran HI, Jakarta, Minggu (7/12).
Ia menjelaskan, saat ini Kemensos menunggu kelengkapan data dari tiga juta keluarga penerima manfaat (KPM) sebelum proses distribusi dilanjutkan.
"Kita sedang menunggu data untuk 3 juta KPM, ya. Setelah itu data masuk, nanti akan segera kita distribusikan. Jadi hampir sebagian besar sudah terdistribusikan, ya," katanya.
Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkap progres penyaluran bantuan langsung tunai sementara (BLTS). Ia menyebut, bantuan tersebut telah disalurkan kepada total 27,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
"Progres penyaluran BLTS Kesra (Kesejahteraan Rakyat) total 27.335.477 KPM sudah disalurkan," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/11).
Penyaluran itu dilakukan melalui Himbara dan PT Pos Indonesia. Rinciannya, Bank Mandiri telah menyalurkan kepada 4.022.294 KPM; BNI 5.147.530 KPM; BRI; 5.390.733 KPM; dan BSI 489.698 KPM. Sementara itu, PT Pos Indonesia menyalurkan kepada 12.285.222 KPM.
Lebih lanjut Gus Ipul juga menjelaskan penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler. Ia menyebut, bantuan pangan non-tunai (BPNT) atau sembako telah didistribusikan kepada 6.875.211 KPM.
Adapun dari jumlah tersebut sebanyak 6.091.958 KPM menerima bantuan sembako yang disalurkan melalui Himbara. Sedangkan lewat PT Pos Indonesia sudah menyalurkan BPNT ke 783.253 KPM.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar