Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan saat pelepasan Kontingen Indonesia pada SEA Games 2025 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/12/2025). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
Presiden Prabowo Subianto menargetkan seluruh jembatan yang rusak akibat bencana di Aceh dapat selesai diperbaiki dalam waktu satu hingga dua minggu.
Hal itu disampaikannya saat meninjau Jembatan Bailey Teupin Mane di Kabupaten Bireuen, Aceh pada Minggu (7/12).
Prabowo mengatakan progres perbaikan di lokasi berjalan intensif.
"Ini kita lihat salah satu Jembatan Bailey, mereka kerja terus, diharapkan satu minggu sudah bisa buka. Dan dari sini bisa terus untuk membuka tiga jembatan lagi ya. Yang menuju Bener Meriah dan Takengon ke atas," ujarnya.
Menurut Prabowo, akses dari berbagai titik terus diupayakan agar wilayah terdampak dapat segera terhubung kembali.
"Ada jalan lagi dari Banda Aceh. Itu mungkin lebih ringan, karena hanya tiga lokasi ya. Tadi kita lihat semua usaha dikerahkan, nanti semua jembatan akan diperbaiki," kata Prabowo.
"Mudah-mudahan satu, dua minggu ya. Karena masalahnya adalah tembus ini, baru kita bisa kerja yang lain," lanjutnya.
Selain jembatan, sejumlah bendungan juga dilaporkan rusak.
"Jadi tadi dilaporkan bendungan-bendungan juga banyak yang jebol. Nanti PU (Pekerjaan Umum) ya akan segera memperbaiki," ucap Prabowo.
Untuk mempercepat penanganan, Prabowo menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai pemimpin satuan tugas (Satgas).
"Saya tunjuk nanti KSAD sebagai Satgas percepatan perbaikan jembatan, untuk membantu PU dan Pemerintah Daerah," jelas Prabowo.
"Karena beliau punya banyak pasukan Zeni, pasukan konstruksi, pasukan pembangunan, pasukan teritorial. Jadi bisa segera membantu," tandasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar