Search This Blog

Ini Bus dengan Rute Terpanjang di Dunia, Tempuh 6.200 Km Lintasi 30 Kota

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Ini Bus dengan Rute Terpanjang di Dunia, Tempuh 6.200 Km Lintasi 30 Kota
Dec 7th 2025, 14:30 by kumparanTRAVEL

Ilustrasi traveling menggunakan bus Foto: Shutter Stock
Ilustrasi traveling menggunakan bus Foto: Shutter Stock

Ngomongin soal bus pasti yang terlintas di benak traveler adalah transportasi darat yang dirancang untuk mengangkut banyak penumpang. Namun, enggak hanya itu, ternyata ada bus yang memiliki rute paling panjang atau paling jauh di dunia. Enggak cuma sehari atau dua hari, bus ini bahkan bisa menempuh perjalanan selama lima hari sekali jalan.

Dilansir Mirror, ialah Transoceanica, bus dengan rute paling panjang di dunia. Melintasi Lima, Peru, hingga Rio de Janeiro, Brasil, sekali jalan bus ini menempuh jarak sekitar 3.900 mil atau 6.200 km. Rute ini disebut sebagai perjalanan bus langsung terpanjang di dunia, melintasi satu benua penuh hanya dalam waktu lima hari.

Meski menghubungkan dua kota penuh pesona, perjalanan lima hari ini jauh dari kata glamor. Banyak penumpang menggambarkan pengalaman mereka sebagai "brutal", melewati kawasan-kawasan gersang dan kota kecil yang tampak suram, baik di Peru maupun Brasil. Namun, bagi sebagian traveler, mencapai garis akhir tetap menjadi kebanggaan tersendiri.

Melintasi 30 Kota dalam Sekali Jalan

Ilustrasi traveling menggunakan bus Foto: Shutter Stock
Ilustrasi traveling menggunakan bus Foto: Shutter Stock

Bus Transoceanica berhenti di 30 titik sepanjang perjalanan, termasuk kota-kota besar Brasil, seperti São Paulo dan Rio de Janeiro. Di setiap pemberhentian, penumpang bisa turun sejenak, sementara petugas kebersihan naik untuk merapikan kabin.

Meski disebut sebagai bus "semi-sleeper" yang menawarkan Wi-Fi, air minum, port USB, dan toilet, pengalaman penumpang sering kali jauh dari harapan. Tiket satu arah dipatok sekitar 1.300 real Brasil atau setara Rp 4 juta.

Dari "Pemandangan Spektakuler" hingga "Benar-Benar Neraka"

YouTuber perjalanan Noel Philips adalah salah satu yang menempuh rute ekstrem ini. Ia menyebut pengalamannya sebagai "neraka yang sesungguhnya", terutama karena minimnya ruang pribadi dan kebiasaan penumpang yang memutar video tanpa headphone.

Menurut Noel, bagian Peru menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan dari pegunungan hingga lembah luas. Namun, setelah memasuki Brasil, lanskap menjadi monoton dan perjalanan semakin melelahkan. Ia juga mengeluhkan keterlambatan berjam-jam, suhu bus yang dingin tanpa pemanas, serta hambatan seperti truk lambat dan proyek perbaikan jalan.

Seorang traveler Brasil lain menggambarkan suasana yang lebih hangat di antara penumpang, terutama saat bus melintasi Pegunungan Andes menuju Amazon. Dengan terbatasnya aktivitas, banyak yang akhirnya mengobrol tentang topik-topik mendalam, mulai dari budaya hingga perdebatan seru menentukan versi ceviche terbaik.

Tidak Beroperasi Sepanjang Tahun

Bus ini dioperasikan oleh perusahaan Brasil, Trans Acreana. Namun, layanan yang melintasi dua negara ini tidak berjalan sepanjang tahun, dan jadwal terbaru bahkan tidak tersedia untuk sisa 2025 maupun 2026.

Meski melelahkan, rute Transoceanica menjadi magnet bagi para petualang sejati yang ingin merasakan pengalaman darat lintas benua yang sangat jarang ditemukan di tempat lain. Sebuah perjalanan lima hari yang menguji ketahanan, kesabaran, sekaligus rasa penasaran.

Media files:
hxgcw4tpomvd4bpumglm.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar