Search This Blog

BRI Bantu “Bakulis” Naik Kelas, dari Dapur Rumah ke Pasar Pulau Jawa

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
BRI Bantu "Bakulis" Naik Kelas, dari Dapur Rumah ke Pasar Pulau Jawa
Nov 1st 2025, 12:41 by kumparanBISNIS

Bakulan Ibu Lis (Bakulis) Menjadi Salah Satu Contoh Semangat UMKM yang Ingin Terus Naik Kelas. Foto: Dok. Istimewa.
Bakulan Ibu Lis (Bakulis) Menjadi Salah Satu Contoh Semangat UMKM yang Ingin Terus Naik Kelas. Foto: Dok. Istimewa.

Dari dapur rumah di Jakarta Timur, Sulis memulai langkah kecil yang kini jadi sumber penggerak ekonomi bagi warga sekitar. Lewat merek Bakulis (Bakulan Ibu Lis), ia memproduksi berbagai kue kering seperti nastar, kastengel, dan sagu keju yang kini sudah dipasarkan ke sejumlah kota di Pulau Jawa.

Usaha ini lahir di tengah pandemi 2020, saat Sulis kehilangan pekerjaannya di bidang konstruksi. Tidak ingin menyerah, ia mencoba menjual camilan buatannya secara online. Permintaan terus meningkat, hingga akhirnya ia mulai menggandeng ibu-ibu rumah tangga di sekitar untuk membantu produksi.

"Awalnya saya cuma bikin sendiri di rumah. Lama-lama pesanan banyak, saya ajak tetangga supaya bisa bantu dan sama-sama dapat penghasilan," kata Sulis.

Seiring berkembangnya usaha, Sulis ingin memperdalam ilmu bisnis. Kesempatan itu datang saat ia bergabung dengan Rumah BUMN Jakarta dan mengikuti program BRIncubator Lokal 2025 dari BRI. Melalui pelatihan dan pendampingan, ia belajar soal branding, packaging, dan pemasaran digital.

"Alhamdulillah, mindset saya terbuka. Di BRIncubator, usaha saya yang kecil disejajarkan dengan yang besar. Saya jadi lebih percaya diri," ujarnya.

Selain pelatihan, Sulis juga memanfaatkan platform LinkUMKM BRI untuk memperluas pasar dan jaringan. Ia bahkan mulai memiliki pelanggan tetap hingga reseller yang ikut memasarkan produknya.

BRI Mendukung Semangat UMKM untuk Terus Berkembang, Salah Satunya Camilan Bakulis. Foto: Dok. Istimewa.
BRI Mendukung Semangat UMKM untuk Terus Berkembang, Salah Satunya Camilan Bakulis. Foto: Dok. Istimewa.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan bahwa kisah Sulis adalah contoh nyata dari semangat pemberdayaan UMKM yang diusung BRI.

"Melalui pembinaan berkelanjutan, BRI ingin UMKM tidak hanya bertahan, tapi juga naik kelas dan menjadi lokomotif ekonomi rakyat," ujarnya.

Dengan kapasitas produksi sekitar 500 kemasan per bulan, kini Bakulis bukan sekadar bisnis rumahan, tapi juga wadah kolaborasi yang memberdayakan banyak ibu rumah tangga di sekitarnya.

"Semoga BRI terus memberi ruang bagi pelaku usaha kecil seperti kami agar bisa ikut pameran dan dikenal lebih luas," harap Sulis.

Media files:
01k8yycnyk7817cv7720bcvepk.png image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar