Ilustrasi logo Android di smartphone. Foto: rafapress/Shutterstock
Pengguna Android kini akhirnya bisa mengirim dan menerima file dari pengguna iPhone melalui Quick Share, fitur berbagi yang selama ini menjadi pesaing konsep AirDrop di ekosistem Apple. Tak hanya dengan iPhone, Quick Share juga bisa digunakan dengan perangkat Apple lainnya.
Fitur ini baru tersedia untuk jajaran smartphone Google Pixel 10. Namun, Google memastikan fitur ini akan diperluas ke lebih banyak perangkat Android lainnya.
Agar Quick Share dapat terhubung dengan AirDrop, pengguna harus mengaktifkan mode "Everyone for 10 minutes" (Semua Orang selama 10 menit). Dengan begitu, perangkat iPhone akan dapat mendeteksi perangkat Pixel (dan sebaliknya) melalui menu berbagi masing-masing.
"Implementasi menggunakan mode 'Semua Orang selama 10 Menit' ini hanyalah langkah awal dalam berbagi lintas platform yang mulus, dan kami menyambut baik kesempatan untuk bekerja sama dengan Apple guna mengaktifkan mode 'Hanya Kontak' di masa mendatang," jelas Dave Kleidermacher, VP, Platforms Security & Privacy Google, di blog resmi Google.
Google menegaskan fitur ini mendukung komunikasi dua arah. Artinya, pengguna iPhone pun sudah bisa menggunakan AirDrop untuk mengirim file yang kemudian diterima pengguna Android (Pixel) via Quick Share, asalkan perangkat Pixel diatur dalam mode bisa ditemukan (discoverable).
Teknologi seharusnya mendekatkan sesama, bukan menciptakan dinding pemisah. Berkomunikasi dan terhubung dengan teman serta keluarga semestinya mudah, apa pun ponsel yang mereka gunakan. Itulah sebabnya Android telah membangun pengalaman yang membantu Anda tetap terhubung lintas platform.
- Dave Kleidermacher, VP, Platforms Security & Privacy Google -Logo Apple. Foto: Yuya Shino/Reuters
Untuk menjamin keamanan, Google menyatakan bahwa proses saling kirim ini bekerja secara langsung (direct) tanpa perantara server.
"Kami membangun ini dengan berlandaskan keamanan, melindungi data Anda dengan pengaman kuat yang telah diuji oleh para pakar keamanan independen. Ini hanyalah salah satu cara lagi bagi kami untuk menghadirkan kompatibilitas antar-sistem operasi yang lebih baik yang banyak diminta pengguna, menyusul upaya kami pada RCS dan peringatan pelacak tak dikenal," tutup Kleidermacher.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar