Search This Blog

Foto: Lembah Vjosa di Albania yang Menjadi Situs UNESCO Terancam Rusak

Blogtrottr
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Foto: Lembah Vjosa di Albania yang Menjadi Situs UNESCO Terancam Rusak
Oct 9th 2025, 12:47 by kumparanNEWS

Angin kencang berembus dari pegunungan Albania, meniup sampah plastik dari tempat pembuangan sampah terbuka hingga beterbangan ke Sungai Vjosa yang mengalir deras, selain itu bau tidak sedap juga mengganggu di wilayah sekitar. Foto: REUTERS/Florion Goga
Banyak sampah plastik yang masuk dalam sungai Vjosa dan mengalir hingga ke laut. Tak jauh dari situ, sebuah pipa besar menyemburkan limbah cair langsung ke sungai, menambah warna keruh pada aliran yang dulu jernih. Foto: REUTERS/Florion Goga
Di sisi lain, deru alat berat terdengar ketika para penggali mengeruk kerikil dari dasar sungai untuk membuat beton, aktivitas yang menurut para ahli perlahan mengubah jalur alami sungai dan membuat tepiannya menjadi rapuh. Foto: REUTERS/Florion Goga
Baru-baru ini UNESCO telah menetapkan lembah Vjosa di Albania sebagai salah satu dari 26 Cagar Biosfer baru dunia, sebagai bagian dari upaya global melindungi ekosistem paling kaya dan rapuh di bumi. Foto: REUTERS/Florion Goga
UNESCO pun menyadari tantangan itu. Dalam pernyataannya, lembaga tersebut menegaskan bahwa penetapan situs biosfer bukan berarti masalah sudah berakhir, melainkan komitmen suatu negara untuk memperbaikinya. Jika muncul persoalan, tim ahli UNESCO akan berkoordinasi langsung dengan pemerintah setempat untuk memverifikasi dan memberikan solusi. Foto: REUTERS/Florion Goga

Angin kencang berembus dari pegunungan Albania, meniup sampah plastik dari tempat pembuangan sampah terbuka hingga beterbangan ke Sungai Vjosa yang mengalir deras. Selain itu bau tidak sedap juga mengganggu di wilayah sekitar.

Banyak sampah plastik yang masuk dalam sungai Vjosa dan mengalir hingga ke laut. Tak jauh dari situ, sebuah pipa besar menyemburkan limbah cair langsung ke sungai, menambah warna keruh pada aliran yang dulu jernih.

Di sisi lain, deru alat berat terdengar ketika para penggali mengeruk kerikil dari dasar sungai untuk membuat beton, aktivitas yang menurut para ahli perlahan mengubah jalur alami sungai dan membuat tepiannya menjadi rapuh.

Baru-baru ini UNESCO telah menetapkan lembah Vjosa di Albania sebagai salah satu dari 26 Cagar Biosfer baru dunia, sebagai bagian dari upaya global melindungi ekosistem paling kaya dan rapuh di bumi.

Lembah Vjosa membentang dari Yunani utara hingga pesisir Adriatik Albania. Namun di balik panorama yang mempesona itu, kekhawatiran terus bergema. Bagi aktivis lingkungan seperti Besjana Guri dari organisasi Lumi (Sungai), pengakuan internasional hanyalah langkah awal.


"Dokumen UNESCO tidak serta-merta menyelesaikan masalah," ujarnya saat meninjau lembah minggu lalu.

"Lihatlah di sini, plastik, limbah, tambang kerikil. Ini semua akan merusak alam yang indah ini," lanjutnya.

UNESCO pun menyadari tantangan itu. Dalam pernyataannya, lembaga tersebut menegaskan bahwa penetapan situs biosfer bukan berarti masalah sudah berakhir, melainkan komitmen suatu negara untuk memperbaikinya. Jika muncul persoalan, tim ahli UNESCO akan berkoordinasi langsung dengan pemerintah setempat untuk memverifikasi dan memberikan solusi.

Menteri Lingkungan Hidup Albania, Sofjan Jaupaj, mengakui masih banyak pekerjaan rumah. Di kantornya, salinan berbingkai penetapan UNESCO tergantung di dinding simbol kebanggaan sekaligus pengingat tanggung jawab besar.

"Kami berencana menginvestasikan lebih dari 150 juta euro untuk mengolah air limbah dan menutup seluruh tempat pembuangan sampah," katanya kepada Reuters.

Seorang pria berjalan di jembatan di tepi lembah Vjosa, yang baru-baru ini ditetapkan sebagai situs UNESCO, di Tepelene, Albania, 5 Oktober 2025. Foto: REUTERS/Florion Goga
Seorang pria berjalan di jembatan di tepi lembah Vjosa, yang baru-baru ini ditetapkan sebagai situs UNESCO, di Tepelene, Albania, 5 Oktober 2025. Foto: REUTERS/Florion Goga

Media files:
01k73p3bmpytzgr2vm0adfw1qd.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar