Search This Blog

Canda Purbaya ke Pramono yang Terima TKD Dipangkas: Kayaknya Bisa Dipotong Lagi

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Canda Purbaya ke Pramono yang Terima TKD Dipangkas: Kayaknya Bisa Dipotong Lagi
Oct 7th 2025, 12:21 by kumparanBISNIS

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa disambut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat mengunjungi Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (7/10/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa disambut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat mengunjungi Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (7/10/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Pemprov DKI Jakarta tak protes meski terkena pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD). Ia berseloroh masih ada kemungkinan anggaran Pemprov DKI dikurangi lagi.

Adanya pemangkasan TKD itu membuat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov DKI Jakarta pada 2026 turun dari Rp 95,35 triliun menjadi Rp 79,06 triliun.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur (Pramono Anung) yang tidak banyak protes ketika dana bagi hasilnya saya potong banyak, itu hampir Rp 20 triliun. Kayaknya masih bisa dipotong lagi haha," kata Purbaya usai bertemu Pramono di Balai Kota, Jakarta Pusat pada Selasa (7/10).

Purbaya menuturkan pemangkasan TKD tersebut dilakukan karena memang ada keterbatasan dari sisi fiskal. Ia membuka peluang bakal mengembalikan lagi TKD seperti semula apabila perekonomian semakin membaik.

"Ketika pendapatan saya dari pajak dan kegiatan lainnya meningkat menjelang pertengahan akhir triwulan pertama tahun depan, pertengahan triwulan kedua tahun 2026, saya akan evaluasi pendapatan saya seperti apa. Nanti kalau perkiraannya lebih, saya akan balikkan lagi ke daerah," ujar Purbaya.

Sementara itu, Pramono menyebut dengan adanya pemangkasan TKD maka Jakarta saat ini harus melakukan langkah pendanaan seperti melalui obligasi. Sebelumnya Pemprov DKI belum pernah mengeluarkan obligasi.

"Maka kami meminta izin kepada Kementerian Keuangan untuk menyetujui Jakarta melakukan kreatif financing di antaranya melakukan apa yang disebut dengan Jakarta Collaboration Fund atau obligasi daerah dan sebagainya yang memang belum ada," ungkap Pramono.

Selain itu, Pramono juga ingin memanfaatkan kucuran dana dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang saat ini sudah berada di Himbara senilai Rp 200 triliun. Rencananya, Bank Jakarta juga bakal mendapatkan dana dari pemerintah. Jumlah pastinya masih dihitung Purbaya.

Media files:
01k6y3ktjc8zxyadqyz2z7bfhd.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar