Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin usai meninjau Ponpes Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Kamis (2/10/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyebut pihak kepolisian telah bergerak terkait ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Jawa Timur. Total 65 orang santri meninggal dunia.
"Saya dengar sudah bergerak. Kepolisian sudah bergerak," kata Cak Imin usai bertemu Menag Nasaruddin Umar di kediamannya di Widya Chandra, Jakarta Selatan, Selasa (7/10).
Cak Imin juga menyebut, pihak kepolisian sudah memanggil sejumlah pihak. Namun tak dirinci siapa saja mereka.
"Bahkan sudah memanggil pihak-pihak. Kita tunggu aja," kata Cak Imin.
Kondisi bangunan ambruk Ponpes Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, telah rata, Selasa (7/10/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
Selain itu, Cak Imin menyebut prioritas pemerintah lainnya adalah mengumpulkan data terkait peristiwa tragis tersebut. Ia juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah.
"Kita sudah bekerja ya sekarang. Sudah di mulai pendataan dari berbagai sumber. Sumber dari Kemenag, Kementerian Agama, sumber dari masyarakat, sumber dari berbagai pihak, termasuk para pemerintah daerah, ini sudah mulai sejak kemarin sudah mulai," tuturnya.
"Berdasarkan data itu lah, kita akan ambil prioritas. Mungkin satu-dua hari ini akan sudah mulai kelihatan mana yang akan kita prioritas karena kerawanan itu," tutup dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar