Terdakwa Nikita Mirzani tiba untuk mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis, (16/10/2025). Foto: Agus Apriyanto
Nikita Mirzani kembali menjalani sidang kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Jelang sidang, Nikita sempat mencuri perhatian karena terlihat lebih kurus.
Nikita Mirzani kemudian mengungkapkan alasan berat badannya turun. Kata Nikita, belakangan ini ia kepikiran buah hatinya yang sedang sakit.
"Kurus tuh, Gara-gara mikirin anak sakit. (Kurus) Sampai tulangnya kelihatan," kata Nikita di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (16/10).
Terdakwa Nikita Mirzani tiba untuk mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis, (16/10/2025). Foto: Agus Apriyanto
Berat Badan Nikita Mirzani Turun saat Dipenjara
Meski demikian, Nikita tak tahu pasti berapa banyak berat badannya turun. Namun, Nikita mengakui perubahan tersebut memang cukup signifikan.
"Enggak tahu turun berapa kilo," tutur Nikita.
Lebih lanjut, Nikita Mirzani sempat mengungkapkan kondisi terkini sang anak. Kata Nikita, putranya sempat menjalani penanganan di rumah sakit.
"Iya, adik (masuk rumah sakit lagi). Iya kemarin sempat ke rumah sakit setengah hari," ungkap Nikita Mirzani.
"Dia itu influenza tipe A. Panasnya kadang 39, 42," tambahnya.
Terdakwa Nikita Mirzani tiba untuk mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis, (16/10/2025). Foto: Agus Apriyanto
Kondisi tersebut jelas membuat Nikita Mirzani sangat kepikiran. Apalagi selama ini dia tak pernah meninggalkan buah hatinya.
"Iya, kan enggak pernah ninggalin anak. Paling ninggalin anak itu seminggu, kadang quality time ke luar negeri, kalau (selama kasus) ini enggak pernah," ucap Nikita.
Nikita menjelaskan bahwa dirinya hanya bisa melepas kerinduan dengan anak melalui layanan video call yang diberikan oleh pihak Rutan Pondok Bambu.
"Iya, karena kan ada fasilitas telepon di dalam rutan, bisa video call. Jadi, ya, harus rutin juga buat komunikasi sama anak," kata Nikita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar