Search This Blog

Telkomsel Gelar IndonesiaNEXT Summit 2025, Cetak Talenta Digital Masa Depan

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Telkomsel Gelar IndonesiaNEXT Summit 2025, Cetak Talenta Digital Masa Depan
Sep 19th 2025, 10:56 by kumparanTECH

Telkomsel IndonesiaNEXT Summit ke-9. Foto: kumparan/Habib Allbi Ferdian
Telkomsel IndonesiaNEXT Summit ke-9. Foto: kumparan/Habib Allbi Ferdian

Telkomsel resmi menggelar IndonesiaNEXT Summit 2025 di Soehanna Hall, Jakarta Selatan, Kamis (18/9). Ajang ini merupakan puncak dari rangkaian IndonesiaNEXT ke-9, program masterpiece Corporate Social Responsibility (CSR).

Mengusung tema "#UpSkillToInnovate", acara ini dirancang untuk membekali para generasi muda dengan keterampilan digital terkini yang mendorong mereka menjadi technopreneur yang siap menghadapi tantangan serta peluang melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

"Selama 9 tahun terakhir program ini telah menjadi komitmen kami Telkomsel untuk berkontribusi pada bangsa khususnya dalam menyiapkan generasi muda menghadapi era digital. IndonesiaNEXT ini lahir dari kesadaran bahwa keberhasilan transformasi digital di Indonesia tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada ketersediaan talenta digital yang mumpuni," ujar Abdullah Fahmi, VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel.

IndonesiaNEXT menjadi cara Telkomsel untuk menjawab tantangan pendidikan tinggi di Indonesia, termasuk pada isu ketimpangan akses, kesenjangan kualitas, dan relevansi lulusan dengan kebutuhan industri.

Program ini menawarkan pelatihan dengan kurikulum generative AI dan sertifikasi berbasis teknologi, kerangka pemetaan talenta, hingga kolaborasi dengan universitas dan organisasi internasional guna mencetak talenta digital siap berkarya dan berdampak.

Abdullah Fahmi, VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel. Foto: kumparan/Habib Allbi Ferdian
Abdullah Fahmi, VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel. Foto: kumparan/Habib Allbi Ferdian

"Melalui program IndonesiaNEXT, Telkomsel ingin menjembatani kesenjangan kompetensi, membekali para mahasiswa dengan keterampilan teknis dan soft skills, serta memperkuat daya saing bangsa menuju visi Indonesia Emas 2045," paparnya.

Kami punya komitmen untuk bisa menciptakan talenta-talenta digital ke depannya, untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.- Abdullah Fahmi, VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel -

Di IndonesiaNEXT ke-9, Telkomsel telah bekerja sama dengan UK-Indonesia Tech Hub dari British Embassy untuk mengakselerasi pengembangan talenta digital Indonesia sehingga bisa menyasar banyak mahasiswa di berbagai wilayah, termasuk Barat, Tengah, dan Timur Indonesia. Peserta yang mengikuti IndonesiaNEXT kali ini tidak hanya berfokus di Jawa saja, tapi diikuti oleh mahasiswa di seluruh Indonesia.

"Kalau kita melihat konteks, kampus dengan literasi digital tinggi itu sebenarnya di Jawa. Kalau mau gampang karena konteksnya digital, ngapain kita ke mana-mana? Sehingga pesertanya tepat sasaran. Namun, sekali lagi, kita melihat ada potensi di luar sana sehingga tahun ini kita melebar sampai ke Papua. Harapannya satu, kita ingin mengurangi gap yang terlalu tinggi antara kampus di Jawa dan kampus luar Jawa," ungkap Andry Priyo Santoso, GM Corporate Social Responsibility Telkomsel.

IndonesiaNEXT Summit menghadirkan berbagai sesi inspiratif yang dirancang untuk memperluas wawasan peserta terhadap perkembangan teknologi digital saat ini. Salah satunya DigiTalks, sesi yang memungkinkan pembicara ahli dari beragam sektor industri berbagi pengalaman, wawasan, dan inspirasi mengenai kekuatan transformatif teknologi digital.

Para talenta digital terbaik Telkomsel IndonesiaNEXT mempresentasikan produk mereka kepada para juri di acara IndonesiaNEXT Summit. Foto: kumparan/Habib Allbi Ferdian
Para talenta digital terbaik Telkomsel IndonesiaNEXT mempresentasikan produk mereka kepada para juri di acara IndonesiaNEXT Summit. Foto: kumparan/Habib Allbi Ferdian

IndonesiaNEXT Summit ke-9 juga menghadirkan 24 talenta digital terbaik yang lolos ke tahap Digitalent Academy dan telah mengikuti program intensif berupa orientasi dan bootcamp untuk memperkuat kesiapan menghadapi tantangan industri digital. Mereka adalah mahasiswa dan mahasiswi terbaik yang berhasil menyisihkan lebih dari 9.600 pendaftar IndonesiaNEXT 2024.

Dari 24 Mahasiswa yang dibagi menjadi delapan grup, yang kemudian melahirkan delapan produk digital inovasi. Delapan grup tersebut adalah EcoMall, Kalumina, LockIn, PennyWise, Svakat, Synca, TernakPro, dan Veternak.

Sebelumnya, ribuan peserta IndonesiaNEXT dari berbagai perguruan tinggi telah terbagi ke dalam kategori Hustler, Hipster, dan Hacker. Pembagian ini membantu peserta mengembangkan keterampilan sesuai minat dan kebutuhan mereka, serta mempersiapkan diri untuk sertifikasi internasional. Setiap grup yang terdiri tiga orang ini memiliki role-nya masing-masing, ada Hacker, Hustler, dan Hipster.

Di hadapan panel juri yang sebagian merupakan alumni NextDev, para peserta mempresentasikan produk unggulannya. Masing-masing grup diberi waktu selama 6 menit 40 detik untuk bisa menjelaskan seluruh materi yang telah mereka siapkan.

Satu grup terpilih menjadi The Best MVP berkat produk inovatifnya, yakni PennyWise yang digawangi oleh Muhamad Abir Nuchiyah dari Institut Teknologi Bandung (role Hustler), Azzalia Salsabila dari Universitas Gadjah Mada (role Hipster), dan Jason Emmanuel dari Universitas Bina Nusantara (role Hacker).

Selanjutnya, ada enam mahasiswa lain yang masuk sebagai top 9 dan maju ke pitching berikutnya. Mereka adalah Khoiru Rizki Bani Adam dari Universitas Negeri Surabaya (TernakPro - role Hipster); Rizqi Auliya Muharam dari Universitas Dian Nuswantoro (Synca - role Hipster); Atha Marcella dari Universitas Bina Nusantara (Synca - role Hustler); Rizky Febrian Dwi Putra dari Universitas Internasional Semen Indonesia (LockIn - role Hustler); Dionisius Arito Jalu Priangga dari Universitas Brawijaya (Svakat - role Hacker); dan Dhi'fan Razaqa dari UPN Veteran Jakarta (EcoMall - role Hacker).

Dari sembilan peserta tersebut terpilih tiga mahasiswa terbaik yang dinobatkan sebagai Best of the Best, mereka adalah Jason (Binus) sebagai Best Hacker; Khoiru (Universitas Negeri Surabaya) Best Hipster; dan Atha (Binus) Best Hustler. Ketiganya berhak mendapatkan bantuan dana pendidikan dan benchmarking Internasional.

"Kami berharap mahasiswa-mahasiswi ini memiliki skill tambahan, baik softskill maupun hardskill di bidang teknologi. Harapannya, begitu tamat (kuliah), mereka siap menjadi technopreneur atau sebagai founders baik itu konteksnya men-develop digital startup maupun perusahaan berbasis digital inovasi."
- Hadi Sucipto, Manager CSR Education & Public Community Development Telkomsel -

Media files:
01k5g06mmhwh4awh1dfr7re70e.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar