SUV boxyJetour T2 nampaknya tak membutuhkan waktu lebih lama lagi hingga tiba di muka konsumen. Sebab, mobil ini telah terdaftar di laman Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Provinsi Jakarta.
Ada tiga kode yang merujuk pada Jetour T2 sebagai penanda variannya nanti. Mulai dari T2 1.5 TD-7DCT (4x2) sebagai tipe terendah dengan nilai NJKB Rp 275 juta. Berdasarkan penamaannya, model ini disinyalir mengadopsi mesin 1.500 cc turbo dengan transmisi otomatis dan penggerak 4x2.
Berikutnya, varian lebih tinggi berkode T2 2.0 TD-7CT (4x4) senilai Rp 295 juta, menandakan ia akan dibekali mesin 2.000 cc turbo dan berpenggerak 4x4. Artinya, Jetour T2 siap menjadi pilihan kendaraan offroad baru di pasar Tanah Air.
Tiga varian Jetour T2 terdaftar di laman NJKB Provinsi Jakarta. Foto: Dok. Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta
Tipe terakhir sekaligus yang tertinggi akan dibekali jantung pacu Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) berkapasitas 1.500 cc dengan penggerak 4x2. Terkaan ini berdasarkan kode T2 PHEV1.5TD-1DHT4x2 senilai Rp 305 juta yang tercatat di laman NJKB Jakarta.
Sebagai catatan, nominal yang tertera bukan sebagai harga jualnya nanti, lantaran belum dikenakan komponen pajak kendaraan seperti Pajak Penjualan Barang Mewah, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), dan lainnya.
Sekilas seputar Jetour T2
Jetour T2 di Shanghai. Foto: Muhammad Lutfan Darmawan/kumparan
Mengutip laman Jetour Global, Jetour T2 mengadopsi tampilan SUV sejati dengan tampilan gaya mengotak disertai over fender besar yang membuatnya tampak atletis.
Secara dimensi, Jetour T2 punya panjang 4.785 mm, lebar 2.006 mm, tinggi 1.880 mm, dan wheelbase 2.800 mm. Struktur T2 didesain dengan teknologi Steel Cage Body Structure dan Arrayed High-Density Roof, sehingga lebih aman kala mengarungi medan ekstrem.
Jetour T2 menggunakan mesin Internal Combustion Engine (ICE) dan PHEV. Untuk pilihan ICE tersedia dua opsi mesin yakni 2.000 cc turbo dengan tenaga 250 dk dan torsi 390 Nm. Selain itu, ada juga pilihan 1.500 cc turbo bertenaga 181 dk dan torsi 290 Nm.
Lebih lanjut, untuk Jetour T2 PHEV mengemas mesin 1.500 cc turbo dengan tenaga 221 dk serta torsi 390 Nm. Powertrain tersebut dikombinasikan dengan baterai berkapasitas 26,7 kWh.
Tampilan SUV offroad Jetour T2. Foto: Jetour
Adapun sistem 4x4 yang digunakan menganut teknologi X Wheel Drive (XWD) yang bisa memindahkan posisi 2WD atau 4WD secara otomatis, sesuai kontur jalan yang dilalui.
Kelengkapan fitur Advanced Driving Assistance System (ADAS) yang digunakan mengadopsi level L2. Sehingga, ia memiliki kemampuan perlindungan dan asistensi berkendara lengkap.
Sebelumnya, Jetour T2 pertama kali diperkenalkan sebagai model purwarupa pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 lalu. Presiden Direktur PT Jetour Motor Indonesia, Peter Zhang, menyebut bahwa Jetour T2 akan merambah pasar otomotif nasional.
"Jetour T2 telah terjual 200 ribu unit dalam dua tahun di berbagai negara di Timur Tengah, Afrika, Amerika Latin, dan juga tentunya di Indonesia nanti," kata Peter di GIIAS 2025 lalu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar