Search This Blog

China Peringatkan Papua Nugini Usai Teken Pakta Pertahanan dengan Australia

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
China Peringatkan Papua Nugini Usai Teken Pakta Pertahanan dengan Australia
Sep 19th 2025, 12:23 by kumparanNEWS

Ilustrasi bendera China. Foto: Samuel Borges Photography/Shutterstock
Ilustrasi bendera China. Foto: Samuel Borges Photography/Shutterstock

Australia dan Papua Nugini menandatangani pakta pertahanan pada minggu ini. Lewat pakta pertahanan itu, kedua negara berkomitmen untuk saling membela diri dari serangan bersenjata.

Tujuan dari pakta pertahanan itu salah satunya untuk membendung pengaruh China di kawasan. China pun memperingatkan Papua Nugini agar tidak merusak kepentingan dan kedaulatannya dengan menandatangani pakta pertahanan itu.

Juru bicara Kedutaan Besar China di Port Moresby mengatakan negaranya menghormati hak Papua Nugini untuk menandatangani pakta pertahanan dengan negara lain. Namun, mereka memperingatkan kesepakatan itu tidak boleh eksklusif atau membatasi Papua Nugini untuk bekerja sama dengan negara lain.

"Negara juga harus menahan diri dari menargetkan pihak ketiga atau merusak hak dan kepentingannya," kata pernyataan Kedutaan Besar China di Port Moresby, dikutip dari AFP, Jumat (19/9).

China pun mendesak Papua Nugini untuk mempertahankan kerja sama yang saling menguntungkan dengan Beijing.

Foto ini menunjukkan lambang seorang prajurit Angkatan Darat Australia (kiri) dan seorang prajurit Pasukan Pertahanan Papua Nugini (PNG) selama latihan di Talisman Sabre di Townsville, Australia (21/7/2025). Foto: LCPL Jessica Gray/Australian Army via AP
Foto ini menunjukkan lambang seorang prajurit Angkatan Darat Australia (kiri) dan seorang prajurit Pasukan Pertahanan Papua Nugini (PNG) selama latihan di Talisman Sabre di Townsville, Australia (21/7/2025). Foto: LCPL Jessica Gray/Australian Army via AP

"Dan menjunjung tinggi kemerdekaan dan kemandirian," kata pernyataan itu lagi.

China telah berkomitmen USD miliaran kepada negara-negara Pasifik dalam satu dekade terakhir, membiayai rumah sakit, stadium olahraga, jalan dan pekerjaan umum lainnya untuk memenangkan hati mereka.

Dalam pakta pertahanan yang disepakati Australia dan Papua Nugini, kedua negara menyatakan setiap aktivitas, perjanjian atau pengaturan dengan pihak ketiga tidak akan membahayakan kemampuan kedua belah pihak untuk mengimplementasikan perjanjian.

Perdana Menteri Papua Nugini, James Marape, mengatakan akan mengutus Menteri Pertahanan Billy Joseph ke China untuk mendiskusikan perjanjian itu.

Bagi Australia, Papua Nugini merupakan negara bekas jajahannya yang terbesar dan terpadat di Melanesia.

Sementara, pengaruh China di Pasifik tampaknya membuahkan hasil. Ini terlihat dari Solomon Islands, Kiribati, dan Nauru yang telah memutus hubungan diplomatik dengan Taiwan demi China dalam beberapa tahun terakhir.

Media files:
01hz1whxwc1hxcz0ecdsrd1b5n.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar