Search This Blog

Cerita Warga Selamatkan Balita Tetangga saat Ledakan di Pamulang

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Cerita Warga Selamatkan Balita Tetangga saat Ledakan di Pamulang
Sep 14th 2025, 13:07 by kumparanNEWS

Warga berada di atas rumah yang rusak terdampak ledakan misterius di Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (12/9/2025). Foto: Muhammad Iqbal/ANTARA FOTO
Warga berada di atas rumah yang rusak terdampak ledakan misterius di Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (12/9/2025). Foto: Muhammad Iqbal/ANTARA FOTO

Bayi berusia satu tahun empat bulan menjadi korban ledakan di Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel). Ia sempat tertimpa puing namun berhasil diselamatkan oleh tetangganya.

Adalah Ruli (37 tahun) pria yang menyelamatkan si bayi. Ia bercerita usai mendengar ledakan keras, dirinya sempat keluar rumah karena ada teriakan minta tolong dari tetangganya.

"Saya pertama dengar orang teriak minta tolong tetangga tuh. Habis itu saya langsung lari ke TKP saat kondisi gelap," tuturnya memulai cerita.

Dengan sinar lampu dari handphone-nya ia mencari sumber suara. Mengunakan cahaya seadanya itu ia berhasil menemukan tetangganya yang tertimpa puing serta si bayi.

"Di bawah dia posisinya ketiban lemari terus puing-puing jadi posisinya di bawah gak jauh dari ibunya," tutur Ruli.

Ruli menyebut ketika ditemukan, anak itu tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Meski begitu ia tetap berusaha untuk mengevakuasi anak tersebut.

"Kita temuin gak bergerak sama sekali, bahkan sampai kita mengira udah gak bernyawa, ketika puing kita angkat dan kita gendong akhirnya nangis, ya alhamdulillah kondisinya selamat," terang Ruli.

Saat ini balita itu dirawat oleh warga di Musala Daarun Naiim yang menjadi tempat pengungsian. Sementara orang tua dan kakaknya masih menjalani perawatan intensif di RS Tarakan dan RS Hermina.

Biaya Pengobatan Ditanggung Pemkot

Sebanyak tujuh orang luka-luka dalam peristiwa ledakan yang terjadi pada Jumat (12/9) tersebut. Empat di antaranya harus menjalani rawat inap di rumah sakit Hermina Ciputat.

Salah satu korban luka berat bahkan harus dirujuk dari RS Hermina Ciputat ke RS Tarakan karena mengalami luka bakar hingga 100 persen.

"Dari jumlah 4 orang ini, memang ada 1 orang yang kondisinya memang butuh burn unit, yang mana kami saat ini kami belum memilikinya karena memang letaknya di ICU juga tetapi khusus burn unit, "kata Intan kepada media di RS Hermina, Sabtu (13/9).

Sementara dua pasien lain yang merupakan ibu dan anak masih dirawat intensif di ruang perawatan dengan pantauan tim dokter spesialis bedah plastik dan dokter spesialis penyakit dalam. Keduanya mengalami luka bakar 15 persen hingga 20 persen.

Sedangkan satu pasien lainnya yang berusia 84 tahun akan menjalani operasi karena mengalami patah tulang.

Terkait korban luka-luka, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan, memastikan biaya pengobatan akan ditanggung Pemkot Tangsel.

"Untuk seluruh korban luka, insyaallah sudah kami anggarkan melalui BPJS maupun skema pembiayaan lainnya. Saat ini yang terpenting adalah memastikan mereka mendapatkan perawatan terbaik," ujar Pilar di lokasi kejadian ledakan, Sabtu (13/9).

Bantu Dana Perbaikan Rumah

Warga mengamati rumah yang rusak terdampak ledakan misterius di Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (12/9/2025).  Foto: Muhammad Iqbal/ANTARA FOTO
Warga mengamati rumah yang rusak terdampak ledakan misterius di Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (12/9/2025). Foto: Muhammad Iqbal/ANTARA FOTO

Pilar mengatakan akan membantu biaya perbaikan rumah yang rusak akibat ledakan tersebut. Dalam peristiwa itu terdapat 13 rumah warga yang rusak.

"Kami upayakan yang terbaik dengan dana belanja tidak terduga Kita maksimalkan untuk dimanfaatkan untuk pembangunan ulang Karena memang ini yang benar-benar dibutuhkan," terang Pilar.

Untuk saat ini Pemkot Tangsel akan mencarikan hunian sementara bagi warga yang rumahnya terdampak.

"Kami mencoba menginventarisir rumah yang rusak, baik itu rusak berat, rusak sedang dan juga rusak ringan. Kita mencoba cari hunian untuk disewakan sementara," ucap Pilar.

Ledakan Akibat Regulator Gas Rusak

Barang bukti yang dibawa petugas dari lokasi ledakan permukiman di Pamulang, Tangsel, Jumat (12/9/2025). Foto: Dok. kumparan
Barang bukti yang dibawa petugas dari lokasi ledakan permukiman di Pamulang, Tangsel, Jumat (12/9/2025). Foto: Dok. kumparan

Ledakan di Jalan Talas II, Pondok Cabe Ilir, tersebut dipastikan bukan disebabkan oleh bom. Namun karena ada gas bocor dari salah satu rumah warga.

"Hasil Olah TKP menunjukkan bahwa ledakan gas disebabkan oleh akumulasi gas dalam ruangan tertutup yang terpicu percikan api," ujar Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto, Jumat (12/9).

"Tim menemukan regulator gas dalam keadaan rusak dan dililit isolasi hitam, tabung gas 12 kg dalam keadaan kosong, serta tuas kompor gas dalam posisi ON. Selain itu, terlihat adanya bekas efek api pada benda-benda yang mudah terbakar," tambahnya.

Media files:
01k4y428gfe7707ede4xe5fj39.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar