Telkom AI Center of Excellence, pusat kecerdasan buatan untuk memberdayakan dan memajukan transformasi AI di RI. Foto: Habib Allbi Ferdian/kumparan
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi meluncurkan AI Center of Excellence (CoE). Ini adalah pusat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk memberdayakan dan memajukan transformasi AI di Indonesia.
Pusat AI ini juga menjadi cara Telkom untuk memperkuat bisnis mereka di kancah global, memberi dampak signifikan, mengakselerasi produktivitas, dan membantu dunia menuju masa depan yang lebih dinamis dan optimis.
Sebelumnya, Telkom mendorong kedaulatan digital di Indonesia melalui Telkom Solution yang menghadirkan solusi digital bagi bisnis dan pemerintahan. Kini, langkah itu diperkuat dengan hadirnya Telkom AI Center of Excellence yang telah dirancang secara holistik.
Faizal R. Djoemadi, Direktur IT Digital Telkom, mengatakan bahwa AI Center of Excellence sendiri lahir dari permintaan solusi AI yang semakin tinggi, baik dari corporate, government, hingga UMKM.
Menciptakan transformasi digital AI tidak bisa dicapai sendirian. Dibutuhkan kolaborasi antara penyedia teknologi, pemerintah, pelaku perusahaan, dan masyarakat. AI Center of Excellence nantinya akan menjadi enabler ekosistem AI nasional serta wujud komitmen TelkomGroup dalam mendukung digitalisasi pemerintahan, memperkuat daya saing industri dan memberdayakan talenta lokal.
Faizal R. Djoemadi, IT Digital Director Telkom Indonesia (posisi paling kanan). Foto: Habib Allbi Ferdian/kumparan
AI Center of Excellence akan menjalankan empat pilar utama. Apa saja?
AI Campus
AI Campus merupakan ruang kolaborasi dengan universitas untuk riset dan pengembangan talenta.
AI Playground
Pilar kedua AI Center of Excellence ini merupakan laboratorium eksplorasi dan inovasi lewat program yang memungkinkan para peneliti dan bisnis berkolaborasi untuk mengembangkan AI.
AI Connect
Ini adalah platform yang menghubungkan praktisi AI dan pelaku bisnis di 9 kota strategis seperti Bandung, Yogyakarta, Makassar, Jakarta, Malang, Bali, Aceh, Labuan Bajo, Papua, untuk berkolaborasi, bermitra untuk menyelesaikan berbagai masalah yang ada melalui inovasi, Clinic AI, serta memperkuat kolaborasi dan kemitraan ekosistem AI Nasional.
AI Hub
Pilar terakhir ini merupakan pusat penciptaan solusi nyata bagi berbagai sektor industri. Di AI Hub, Telkom mengadakan pengetahuan konsep dan menyediakan solusi berdasarkan AI untuk menyelesaikan tantangan industri.
Untuk mendukung ekosistem ini, Telkom AI Center of Excellence telah memiliki beragam kapabilitas, mulai dari kemampuan analytic, machine learning, large language models (LLMs) hingga natural language processing (NLP).
Kapabilitas ini menjadikan Telkom AI Center of Excellence mampu untuk menghasilkan solusi-solusi AI yang tersedia di Telkom Solution. Didukung infrastruktur digital Telkom, kolaborasi dengan universitas, startup, industri, dan mitra global, Telkom AI Center of Excellence diharapkan bisa menjadi eskalator utama transformasi digital bangsa.
Sementara Veranita Yosephine, Direktur Enterprise & Business Service Telkom, menegaskan keseriusannya mengembangkan AI semata-mata dilakukan untuk menunjang produktivitas mitranya mulai dari pemerintah, korporasi, hingga UMKM. Veranita percaya peluang enterprise di masa depan terkait solusi AI ini akan terus berkembang.
Faizal R. Djoemadi, IT Digital Director Telkom Indonesia (kanan), dan Veranita Yosephine, Direktur Enterprise & Business Service Telkom Indonesia (kiri). Foto: Habib Allbi Ferdian/kumparan
"Kita melihat bahwa enterprise bisnis ini peluangnya masih besar, karena saat ini kontribusinya kurang dari 20% dari total revenue Telkom Group. Telkom masih memiliki ruang yang besar untuk bisa bertumbuh, selaras dengan pertumbuhan industri dan selaras juga dengan demand dari para pelanggan," kata Veranita.
Kita harus berkolaborasi dengan partner, karena masing-masing punya competitive advantage yang spesifik, dan role-nya Telkom adalah, memberikan orkestrasi solusi yang memberikan benefit besar untuk para pelanggan. Jadi saat ini masih 20% B2B-nya. Beberapa tahun ke depan, lima tahun ke depan, penginnya rata-rata itu 35%. - Veranita Yosephine, Direktur Enterprise & Business Service Telkom -
Dengan AI Center for Excellence, Telkom ingin mendukung bahwa adopsi AI benar-benar bisa membantu dan memberikan kemudahan dan solusi bagi stakeholder.
"Bersama-sama pilar ini membuat ekosistem yang menggabungkan pengembangan talenta, platform, infrastruktur, dan solusi," papar Dian Siswarini, Direktur Utama Telkom saat pembukaan BATIC 2025 sebelumnya. "Kita percaya bahwa kita akan memastikan Indonesia bukan hanya penggunaan AI, tetapi juga memproduksi inovasi AI."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar