Konferensi pers konser tunggal Rossa Here I Am di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (28/4/2025). Foto: Giovanni/kumparan
Di balik kemegahan lagu ikonik berjudul Tegar, tersimpan kisah pertaruhan karier salah satu penyanyi populer wanita Indonesia, Rossa.
Lagu yang jadi soundtrack film Panggil Aku Ayah itu jadi sebuah tolok ukur bagi Rossa untuk menentukan nasibnya di industri musik.
Rossa mengenang, pada era 1999, dirinya pernah mengalami masa sulit yang menggoyahkan keyakinannya untuk terus bernyanyi.
"Lagu Tegar itu kalau menurut aku pribadi, seperti, 'Kalau aku enggak sukses, aku enggak usah jadi penyanyi'," ungkap Rossa di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (30/7).
Konser Here I Am Rossa di Malaysia. Foto: Dok. Manajemen Rossa
Lagu Tegar Jadi Pertaruhan Terakhir Rossa
Lagu ciptaan Melly Goeslaw itu bagi Rossa adalah sebuah pertaruhan terakhir usai dirinya vakum selama tiga tahun.
"Ini ceritanya di tahun 1999. Jadi, pas tahun 1996 itu aku mengeluarkan lagu Nada-Nada Cinta, lalu aku vakum tiga tahun karena enggak dapat lagu lagi," tutur Rossa.
Pelantun Atas Nama Cinta ini mengaku sempat merasakan perihnya penolakan dan keraguan dari berbagai pihak di industri musik. Cap sebagai penyanyi one-hit wonder pun sempat disematkan kepadanya.
"Aku sama produserku yang lama, Pak Adi, waktu itu disodor-sodorkan sama produser lain dan selalu ditolak. Ketemulah produser aku, Pak Handi, dia yang bawa lagu Tegar dari Teh Melly," ucap Rossa.
Konferensi pers film Panggil Aku Ayah di Epicentrum, Jakarta Selatan, Rabu (30/7/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan
Menariknya, lagu Tegar awalnya disiapkan untuk penyanyi lain, yang pada akhirnya merasa tidak cocok dengan materi yang disodorkan. Akhirnya, Rossa maju dan lagu itu berhasil populer.
"Lagu itu sebetulnya bukan untuk aku juga, tapi untuk artis lain. Tapi tidak cocok dengan lagunya. Kebetulan, saat dengar lagu itu aku suka banget. Ini di awal-awal karier Teh Melly menciptakan lagu untuk orang lain," ungkap Rossa.
Bagi Rossa, lagu Tegar datang di saat yang tepat. Liriknya jadi cerminan perjuangannya selama tiga tahun menghadapi caci maki dan penolakan.
"Lagu ini kayak menggambarkan perjuangan aku selama tiga tahun, yang dibilang 'one hit wonder', 'lo enggak bakal sukses lagi'. Lalu aku berpikir, 'Ya sudah, mungkin karier aku bukan di nyanyi'. Dan datanglah lagu Tegar ini," kata Rossa.
Puluhan tahun setelah dirilis, Rossa bersyukur lagu Tegar masih dikenang dan bahkan dipercaya jadi elemen penguat cerita dalam film Panggil Aku Ayah.
"Lagu Tegar ini enggak disangka sampai puluhan tahun kemudian, masih terkenal, dan yang bikin aku ada di sini juga hari ini. Dengan lagu Tegar, aku jadi amat sangat tersanjung, bersyukur, dan mudah-mudahan lagu ini bisa sebagai pengingat untuk selalu tegar," ucap Rossa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar